‘Perang’ Cat Semprot Warnai Perayaan Kelulusan SMA di Semarang

METROSEMARANG.COM – Pengumuman kelulusan tingkat SMA/SMK sederajat di Kota Semarang berlangsung ramai. Seperti terlihat di depan gerbang sekolah SMK Negeri 8 dan SMK Negeri 4 Kota Semarang Jalan Pandanaran II.

Perayaan kelulusan SMA di Semarang, Sabtu (7/5). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Perayaan kelulusan SMA di Semarang, Sabtu (7/5). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Untuk mengungkapkan rasa kebahagiaan, siswa dari kedua sekolah tersebut lebih memilih menggunakan cat semprot yang dikenakan di baju putih abu-abu. Tak lupa, sepidol besar untuk membubuhkan tanda tangan di baju putih sebagai tanda kenang-kenangan.

Salah satu siswi SMKN 8 Evi Fania Putri mengungkapkan, perayaan dengan cara corat-coret sebenarnya tidak diperbolehkan oleh pihak sekolahan. Meski demikian, dengan alasan kegiatan kelulusan semacam itu sudah menjadi tradisi setiap setahun sekali, ia dan teman seangkatan merasa tidak masalah dengan aturan tersebut.

“Nggak ada izin merayakan kayak gini, aslinya nggak boleh. Tapi sudah tradisi setiap tahun,” kata Evi disela-sela perayaan kelulusanya.

Karena pihak sekolah memang membuat larangan perayaan corat-coret saat kelulusan di dalam sekolah, baik SMK 8 atau SMK 4 menutup pagar sekolah agar para siswa tidak masuk ke dalam kelas. Ramainya perayaan kedua sekolah yang letaknya behadapan membuat lalu lintas di depan sekolah macet.

Evi pun mengaku sempat diingatkan salah satu gurunya agar tak ikut corat-coret pakaiannya. Pihak sekolah melarang corat-coret karena setelah kelulusan seragam masih akan dipakai saat mengurus administrasi di sekolah. (din)

You might also like

Comments are closed.