Perang Yel-yel Panaskan Debat Kandidat Wali Kota Semarang

debat kandidat
Debat publik pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang di Studio TVKU, Selasa (24/11) malam. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

METROSEMARANG.COM – Debat Publik Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang dimulai tepat waktu, pukul 19.30 di Gedung E Kampus Udinus, Jalan Nakula, Semarang. Dalam debat tahap pertama ini, terbagi dalam lima segmen.

Dipandu Moderator dari Guru Besar Universitas Negeri Semarang (Unnes), Rustono, acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama.

Setelah itu, dalam segmen pertama, masing-masing Paslon dipersilakan untuk menyampaikan visi-misinya dalam waktu hanya tiga menit.

Dalam penyampaian visi-misi tersebut, Paslon nomor urut 2, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu terdengar sedikit gugup. Hal itu terlihat dengan pengucapan atau artikulasi dari visi dan misi yang kurang lancar.

Pada segmen istirahat, kondisi pendukung masing-masing Paslon mulai tidak kondusif. Mereka saling melempar yel-yel yang membuat suasana menjadi kurang kondusif.

Bahkan, anggota Komisi Pemilihan Umum, Agus Suprihanto harus turun tangan untuk menenangkan audiens. “Kita sudah sepakati bersama, jika tidak bisa kondusif, maka kami persilakan keluar dari ruangan ini saja,” kata Agus. (ade)

You might also like

Comments are closed.