Perawat RSJ Tingkatkan Kemampuan Tangani Orang Gila

METROSEMARANG.COM – Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia di RSJD Dr Aminogondohutomo Semarang diminta meningkatkan kemampuan dalam menangani tiap pasien dengan gangguan kejiwaan.

Peningkatan kualitas layanan ini, menurut Ketua Komisariat Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia RSJD Dr Aminogondohutomo, Rudy Widiyanto, tiap perawat wajib mengantongi surat tanda registrasi (STR) keperawatan yang harus diperpanjang setiap tahun.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Itu sesuai instruksi Peraturan Menteri Kesehatan nomor 46 tahun 2013 dimana tiap perawat punya tanda registrasi profesi,” ungkapnya, Sabtu (16/4).

Surat tanda registrasi ini berlaku lima tahun. Lalu, syarat agar masa kerja profesi perawat bisa diperpanjang harus mencapai nilai minimal 25 dalam sistem kredit poin (SKP) yang harus tercapai selama 2014- 2019.

“Perawat harusnya update keterampilan-keterampilan baru. Kalau SKP tidak tercapai, pofesi keperawatan bisa tidak diperpanjang,” jelasnya.

Seminar di RSJ Aminogondohutomo diikuti 50 orang. Pihak rumah sakit kini punya 215 perawat dan semuanya sudah teregistrasi.

Rudy juga menyoroti UU Keperawatan yang disahkan pada 2014. Dia menyatakan meski profesi perawat sudah landasan hukum, namun di sana masih banyak kelemahan.

Rudy beralasan perawat punya bekal ilmu yang cukup di bidang medis. “Menyuntik, memberi makan melalui selang, dan sebagai-sebagainya, itu kita punya ilmunya. Artinya kewenangan-kewenangan itu bisa kita pakai untuk praktek keperawatan,” tutupnya. (far)

You might also like

Comments are closed.