Perbaikan 11.000 Rumah Tak Layak Huni Ditarget Selesai 2021

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 11.000 rumah tidak layak huni di Kota Semarang ditargetkan tuntas diperbaiki pada tahun 2021. Untuk merealisasikannya Pemkot Semarang akan bekerjasama dengan pihak swasta seperti perbankan.

Pemkot Semarang menargetkan pembangunan 11.000 unit rumah tak layak huni selesai tahun 2021. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, tahun 2017 ini pemkot mengelola 1.162 unit rumah tidak layak huni yang akan diperbaiki. Rinciannya sebanyak 512 unit akan diperbaiki dari APBD. Kemudian 400 unit dari Satker dan 250 unit dari Bantuan Sosial Provinsi Jateng.

‘’Kami menargetkan untuk bisa melakukan perbaikan 100 rumah tidak layak huni di setiap kelurahan. Sehingga diharapkan program 11.000 perbaikan rumah tidak layak huni terlaksana,’’ katanya, Selasa (1/8).

Kriteria pemilihan rumah tidak layak huni yang dapat diperbaiki, Hendi, sapaan akrabnya, menjelaskan di antaranya adalah tembok belum diplester dan lantai rumah juga belum diplester. Atau tembok masih kayu dan lantai masih berupa tanah.

‘’Untuk (rumah dengan kreteria itu) yang atapnya mau roboh jadi prioritas kami. Namun pemilihannya dilakukan oleh tokoh masyarakat dan kelurahan,” jelasnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Semarang, Muthohar menambahkan, untuk merealisasikan perbaikan ribuan rumah tidak layak huni ini bekerjasama dengan beberapa pihak seperti perbankan. Setelah diusulkan tokoh masyarakat dan kelurahan, kemudian diberikan ke kecamatan dan selanjutnya akan diputuskan dengan keputusan wali kota. (duh)

You might also like

Comments are closed.