Perbaikan Pagar Rusunawa Kaligawe Dijanjikan Selesai Pekan Depan

METROSEMARANG.COM – Dinas terkait di Pemkot Semarang berjanji minggu depan sudah akan menyelesaikan perbaikan pagar pembatas yang rusak di Rusunawa Kaligawe. Sehingga akan menghindari kembali terjadi jatuhnya korban dari lantai atas rusunawa. Sedangkan perbaikan secara menyeluruh akan dilakukan menunggu anggaran perubahan.

Wali Kota Hendrar Prihadi meninjau fasilitas di Rusunawa Kaligawe yang rusak dan menyebabkan seorang balita terjatuh. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang, Muthohar mengatakan, setelah kejadian jatuhnya koban meninggal pihaknya akan menginventarisir masalah-masalah yang ada di rusunawa. Di antaranya yang perlu dibenahi pagar pembatas. Dalam minggu ini kerusakan pagar pembatas tersebut akan selesai diperbaiki, terutama yang membahayakan anak-anak.

“Tapi perbaikan secara keseluruhan kami menunggu perubahan anggaran. Tapi yang kecil-kecil minggu depan sudah akan selesai dilaksanakan,” katanya saat mendampingi wali kota mengunjungi keluarga korban jatuh di Rusunawa Kaligawe, Senin (10/4) sore.

Perbaikan pagar pembatas tersebut nanti dilakukan dengan anggaran pemeliharaan. Kebutuhan anggaran untuk perbaikan dan jumlah anggaran pemeliharaan yang tersedia dia tidak mau menyebutkan.

Perbaikan pagar karena sifatnya hanya sementara, maka akan kembali menggunakan besi. Tapi desainnya besi dipasang vertikal supaya tidak bisa dinaiki anak-anak. “Tapi untuk konsep perbaikan secara menyeluruh nanti akan ditembok, seperti yang ada di Rusunawa Karangroto,” katanya.

Sementara Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, setelah mengecek Rusunawa Kaligawe, juga akan melakukan pengecekan sarana prasarana di rusunawa yang tergolong bangunan lama, seperti Rusunawa di Karangroto.

“Jika ada pagar keropos segera  kita perbaiki. Termasuk bila ada hal-hal yang membuat warga yang tinggal di situ tidak nyaman ya harus ditingkatkan keamanan dan kenyamanannya agar warga semakin betah tinggal di Rusunawa,” tuturnya.

Pihaknya meminta agar juga ada keterlibatan aktif dari warga masyarakat di dalam upaya meminimalisir peristiwa serupa. Menurutnya kekurangan-kekurangan kinerja yang dilakukan pemerintah bisa diback up dengan peran aktif dari warga melalui bentuk aduan maupun pelaporan baik secara langsung maupun melalui media sosial.

“Warga juga dituntut untuk berperan aktif melaporkan bilamana ada kekurangan-kekurangan, seperti pagar keropos, maupun kebocoran-kebocoran. Bisa dilaporkan langsung kepada Saya, bisa ke Pak Camat atau Pak Lurah, atau bahkan media sosial lapor Hendi SMS 1708, tweeter, instagram,” katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.