Peringatan Hari Tari Dunia, Unnes akan Tampilkan 1.000 Penari

METROSEMARANG.COM – Universitas Negeri Semarang (Unnes) kembali memperingati Hari Tari Dunia 2017, Sabtu, 29 April mendatang. Kegiatan tersebut akan digelar di area kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang.

Kelompok Tari Bayi Wingi Sore dari Unnes membawakan Tari Topeng Ireng untuk memeriahkan Unnes Menari 2016, Jumat (29/4). Foto: metrosemarang.com/dok

Acara akan melibatkan 126 kelompok penyaji dengan jumlah tari yang dibawakan sebanyak 108. Jumlah penari yang terlibat tak kurang dari 1.000 orang. Tahun ini, bekerja sama dengan Sekretariat Jenderal MPR RI, penyelenggaraan HTD Unnes yang teknisnya ditangani Jurusan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) mengambil tema “Kebhinekaan Tari Nusantara Menginspirasi Dunia”.

“Para penampil merupakan sanggar, paguyuban, lembaga, maupun perorangan yang sebelumnya mendaftar dan melakukan temu teknis dengan panitia,” kata Ketua Jurusan Sendratasik, Udi Utomo, Kamis (27/4).

Pembukaan akan dilakukan pukul 06.00 di Gedung B6 FBS kampus Sekaran. Setelah itu, penari akan bergiliran membawakan berbagai jenis dan bentuk tarian di panggung terbuka FBS dan Kampung Budaya. Acara rutin tahunan ini akan berlangsung hingga pukul 18.00.

Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) bakal mencatat rekor untuk keragaman tari yang dibawakan dalam HTD Unnes 2017. Tari yang dibawakan peserta HTD ini antara lain berasal dari Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, Bali, hingga Jawa.

“Dijadwalkan, Direktur Leprid Paulus Pangka bakal menyerahkan langsung plakat penghargaan di sela acara ini,” imbuhnya. (vit)

You might also like

Comments are closed.