Peringati Hari Oeang, Pegawai Kemkeu Jateng Iuran Untuk Bakti Sosial

SEMARANG- Pegawai Perawakilan Kementrian Keuangan RI Provinsi Jawa Tengah memiliki cara sendiri untuk memperingati Hari Oeang Republik Indonesia ke 74 tahun 2020.

Para pegawai dari staff biasa sampai pimpinan serkileran (iuran), untuk didonasikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Dari hasil iuran bersama itu diperoleh dana sebesar Rp 104 juta dan didonasikan ke beberapa panti rehabilitasi dan panti asuhan di Kota Semarang dan sekitaranya.

Salah satunya adalah disalurkan ke panti rehabilitasi “Among Jiwo” Ngaliyan Kota Semarang, pada Jum’at (13/11).

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Sulaimansyah, mengatakan, para pegawai dengan sukarela menyisihkan penghasilannya (dana bukan berasal dari APBN tetapi dari sumbangan pegawai) untuk memberikan tali asih.

“Di masa pandemi ini kami diamanahkan oleh Ibu Menteri Keuangan agar kita tidak melulu berfikir tentang tugas dan fungsi tetapi juga bisa berfikir untuk memajukan Negara kita, khususnya membantu masyarakat yang kurang beruntung yang merupakan tanggung jawab kita semua,”ujarnya, disela-sela penyerahan bantuan di Panti Rehabilitasi Among Jiwo, Ngaliyan, Kota Semarang, Jum’at (13/11).

Sementara di tempat terpisah Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Suparno mengatakan bahwa, Pemulihan Ekonomi Nasional dalam masa pandemi covid-19 ini tidak hanya dilakukan melalui kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah saja, akan tetapi juga perlu membangun moralitas yang lebih bagus lagi,

“orang yang bekerja di panti itu pekerjaannya lebih berat tetapi imbalannya tidak sebagus kita, kita pekerjaannya tidak seberat mereka namun tanggung jawab kita lebih berat dari mereka, perpaduan itu diharapkan dapat menjadikan moralitas yang lebih bagus sehingga pelaksanaan tugasnya menjadi lebih bagus lagi dan itulah makna kepedulian sosial”, ujarnya.

Sudiyono Kepala  UPTD Panti Rehabilitasi Sosial “Among Jiwo” Semarang, mengaku, pengurus Among Jiwo berjumlah 17 orang dan tiga 3 orang diantaranya adalah PNS.

Mereka mau yang mengabdi di Among Jiwo adalah yang memiliki panggilan hati, karena di sini kerjaan dan resikonya tidak sebanding dengan imbalan yang diterima.

“Dengan perhatian dari kementerian Keuangan ini, mudah-mudahan bisa menambah semangat bagi kami dalam menangani masalah sosial yang ada di Kota Semarang,” ucapnya.

Bakti sosial ini akan di selenggarakan selama tiga (3) hari dari mulai Rabu (11/11) hingga Jumat (13/11) Perwakilan Kementerian Keuangan RI Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan kepada beberapa panti sosial di Semarang diantaranya: Panti Rehabilitasi Sosial Among Jiwo, Ngaliyan berupa: Mesin cuci 2 unit, Frezer 1 unit, Obat-obatan, Perlengkapan Makan dan Perlengkapan Kamar Tidur.

Panti Cacat Ganda Al Rifdah, Tlogomulyo berupa: Sembako, Susu Formula, Makanan Kecil, Perlengkapan Mandi dan CuciPanti Asuhan Darul Karim, Mijen berupa: Sembako, Makanan Kecil, Perlengkapan Mandi, Perlengkapan Masak (Kompor dan Gas LPJ), alat kebersihan dan material bangunan.

Panti Asuhan Nurul Baet, Genuk berupa: Sembako, Makanan Kecil, Perlengkapan Mandi, Perlengkapan Masak, alat kebersihan dan material bangunan.

Panti Asuhan Sunan Muria, tembalang berupa: Kipas Angin, Sembako, Makanan Kecil, Perlengkapan Mandi, Perlengkapan Masak (Magicom), alat kebersihan dan material bangunan.

Selain di Kota Semarang bantuan juga akan diberikan kepada daerah-daerah lain seperti 2 Lokasi Panti  di Kota Solo, 1 lokasi panti di Kabupaten Kudus, 4 lokasi panti di Kota Tegal dan 2 lokasi panti di Kabupaten Banyumas/Purwokerto.

Selain bebrapa kebutuhan pokok Perwakilan Kementerian Keuangan RI Provinsi Jawa Tengah juga memberikan program ketahanan pangan dengan memberikan, benih sayuran, media tanam, polybag, pupuk dan pot budikdamber dan Program Rumah Belajar Dhuafa dengan memberikan bantuan Meja Belajar, Tikar, dan APE puzzle.

Comments are closed.