Persiapan Eksekusi 13 Terpidana, Tim Brimob Mulai Latihan Menembak

METROSEMARANG.COM – Tim Brigadir Mobil (Brimob) Polda Jawa Tengah menyatakan siap melaksanakan proses eksekusi mati terhadap 13 terpidana di Pulau Nusakambangan Cilacap. Proses eksekusi mati kini tinggal menunggu aba-aba dari Jaksa Agung HM Prasetyo.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Aloys Liliek Darmanto menyatakan semua regu penembak dari satuan Brimob kini telah mempersiapkan diri secara matang untuk melaksanakan tugas mengeksekusi 13 terpidana mati.

Ilustrasi Foto: dok metrojateng.com
Ilustrasi
Foto: dok metrojateng.com

“Eksekusi terhadap 13 narapidana kita prinsipnya sudah siap. Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono sudah perintahkan Brimob merencanakan semuanya dengan matang,” ungkap Liliek saat ditemui di Setos Hotel Jalan Gajahmada Semarang, Senin (2/4).

Ia memberikan sinyalemen bahwa Jaksa Agung HM Prasetyo kini telah menggodok berbagai persiapan akhir sebelum melaksanakan eksekusi mati jilid III. “Tinggal tunggu gong dari Kejaksaan Agung,” kata Liliek lagi.

Meski begitu, Liliek masih merahasiakan nama-nama terpidana mati yang bakal dieksekusi dalam waktu dekat di Nusakambangan. Pun demikian soal kabar yang santer beredar bahwa Marry Jane Velozo terpidana asal Filipina apakah ikut ditembak mati atau tidak.

“Pokoknya, dua tiga hari sebelum dieksekusi pasti teman-teman media saya kasih tahu. Tapi untuk sekarang, kami belum dapat informasi dari Kejagung termasuk soal Marry Jane,” bebernya.

Persiapan akhir dari tim Brimob kini telah disesuaikan jumlah yang ada. Mereka masing-masing telah berlatih menembak pada radius tertentu untuk meningkatkan kemampuan sebelum eksekusi dimulai.

“Satu regu terdiri tujuh sampai delapan penembak. Itu disesuaikan dengan situasi di lokasi eksekusi. Di Nusakambangan, semuanya juga sudah siap,” ujar Liliek.

“Apakah Marry Jane Velozo ikut dieksekusi? Kita tinggal menunggu instruksi langsung dari pihak Kejagung,” tukasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.