Persijap Targetkan Finish Empat Besar di ISC-B

METROSEMARANG.COM – Persijap Jepara mulai mempersiapkan tim untuk mengarungi Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B. Manajemen Laskar Kalinyamat mematok target empat besar di ajang turnamen yang bakal digulirkan 23 April 2016.

Proses seleksi untuk pembentukan tim Persijap sudah digeber sejak Senin (13/3) kemarin. Sekitar 30 calon pemain yang dipanggil berkumpul di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) untuk dipantau kemampuannya oleh asisten pelatih M Yusuf dan Nur Khamid.

Pemain Persijap (merah) saat berduel dengan pemain PSIS di turnamen Polda Jateng Cup, beberapa waktu lalu. Laskar Kalinyamat membidik posisi empat besar di ISC-B. Foto: metrosemarang.com/dok
Pemain Persijap (merah) saat berduel dengan pemain PSIS di turnamen Polda Jateng Cup, beberapa waktu lalu. Laskar Kalinyamat membidik posisi empat besar di ISC-B. Foto: metrosemarang.com/dok

Mereka yang dipanggil seleksi merupakan pemain senior yang pernah membela Persijap di kompetisi maupun turnamen sebelumnya. Sebagian lainnya merupakan pemain Persijap U-21.

“Latihan kemarin sekaligus seleksi. Asisten pelatih I dan II, sudah memberikan catatan. Namun keputusan pencoretan dan pemilihan pemain mutlak berada di tangan pelatih kepala, Yusact Sutanto,” ujar Manajer Persijap, Sholahuddin, Selasa (15/3).

Sholahuddin melanjutkan, Yusact belum bisa bergabung dalam latihan perdana kemarin. Eks pembesut Perserang Serang tersebut saat ini masih berada di Jakarta dan rencananya baru akan bergabung besok, Rabu (16/3).

Sholahudin memastikan masih ada calon pemain yang akan datang untuk ikut seleksi. Sejumlah nama sudah dikantongi. “Pembicaraan dengan pemain terkait sudah kami lakukan,” tandas Sholahudin.

Dia mengungkapkan, proses seleksi tersebut sengaja dilakukan secara tertutup lantaran waktu yang mepet. Selain itu, juga agar tim yang terbentuk bermaterikan pemain yang berkualitas. Sebab dalam ISC-B ditargetkan menempati empat besar.

Target tersebut dipatok, Sholahudin menegaskan, lantaran ada kemungkinan pembekuan PSSI dicabut sehingga sistem degradasi dan promosi dalam liga akan kembali diberlakukan. “Sedangkan dalam ISC-B tidak ada itu (promosi-degradasi). Kami ingin posisi yang aman,” pungkasnya. (metrojateng.com/oby)

You might also like

Comments are closed.