Persiwa Dipastikan Datang, PSIS Siap All Out Amankan Tiket Semifinal

Duel Franky Mahendra dan Pieter Romaropen bakal kembali tersaji di Stadion Jatidiri, Rabu (22/10) lusa. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia
Duel Franky Mahendra dan Pieter Romaropen bakal kembali tersaji di Stadion Jatidiri, Rabu (22/10) lusa. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia

SEMARANG – Persiwa Wamena dipastikan bakal datang ke Semarang untuk melakoni matchday 5 babak 8 Besar Divisi Utama melawan tuan rumah PSIS, Rabu (22/10) lusa. Kubu Mahesa Jenar pun sudah siap menjamu satu-satunya wakil Papua itu, sekaligus mengunci tiket babak semifinal.

Sebelumnya, Persiwa sempat diisukan mengundurkan diri dari kompetisi karena alasan finansial. Tim yang bermarkas di Stadion Pendidikan itu juga tidak datang ke Kuningan untuk meladeni PSS Sleman, akhir pekan kemarin. Akibatnya, Yao Rudi dkk dipastikan kalah WO dan berbuah tiket semifinal buat PSS.

Namun, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan PSIS Pujiyanto menegaskan, peristiwa di Kuningan tersebut dipastikan tidak akan terulang di Semarang. “Pihak Persiwa sudah mengonfirmasi tetap akan datang ke Semarang. Siang ini (Senin), mereka sudah berada di Jayapura dan siap berangkat ke Semarang,” kata Puji kepada wartawan, Senin (20/10).

Pasukan Badai Pegunungan diperkirakan tiba di Kota Lumpia, Selasa (21/10) pagi. Selanjutnya, skuad besutan Mahmudiana itu dijadwalkan menjajal rumput Stadion Jatidiri sore harinya. “Secara keseluruhan, kami sudah siap menggelar pertandingan kandang melawan Wamena yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (22/10) malam. Perizinan juga sudah beres. Untuk harga tiket, tidak ada perubahan, masih tetap sama seperti laga kandang di babak 8 besar sebelumnya,” lanjut Puji.

Sementara, Manajer Tim Wahyu ‘Liluk’ Winarto memastikan PSIS bakal tampil dengan kekuatan terbaik untuk meladeni Persiwa. Meski sempat meragukan mentalitas Fauzan Fajri dkk di laga sebelumnya, Liluk optimistis tim kebanggaan Wong Semarang ini mampu mengatasi perlawanan Wamena.

“Ini pertandingan penentuan lolos tidaknya PSIS ke semifinal, sehingga kami harus all out. Tak ada kamus seri apalagi kalah di kandang. Saya optimistis anak-anak bisa fight dan mengamankan tiga angka di kandang,” tandasnya.

Mantan Panpel PSIS ini juga meminta dukungan suporter dan masyarakat Kota Semarang, untuk kesuksesan PSIS. “Kami berharap dukungan masyarakat. Mari kita dukung PSIS dengan sportif karena tiket ISL sudah semakin dekat,” imbaunya. (*)

 

You might also like

Comments are closed.