Pertalite Sudah Tersedia di 18 SPBU Jateng dan DIY

Uji pasar BBM Pertalite di SPBU Coco Jalan Ahmad Yani Semarang, Jumat (14/8). Foto: metrosemarang.com/indra prabawa
Uji pasar BBM Pertalite di SPBU Coco Jalan Ahmad Yani Semarang, Jumat (14/8). Foto: metrosemarang.com/indra prabawa

SEMARANG – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV melakukan roll out (menjual untuk yang pertama kali) Pertalite di SPBU Coco 41.5.02.01 Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jumat (14/8). Uji pasar ini serentak dilakukan di 18 SPBU di wilayah Jateng dan DIY.

General Manager MOR IV Kusnendar menyampaikan, sejak peluncuran perdana di Jakarta dan Surabaya pada Tanggal 24 Juli 2015, pertalite mendapatkan respons positif di masyarakat. Indikasi itu terlihat dari meningkatnya konsumsi pertalite dengan rata- rata 4,5 Kl/hari dari SPBU-SPBU yang telah menjual produk pertalite.

Saat ini, BBM Pertalite sudah tersedia di 18 SPBU di 10 Kabupaten/Kota di Jateng dan Yogyakarta. Di Kota Semarang ada di enam lokasi yakni Jalan Ahmad Yani, Jalan S.Parman, Sendangguwo, Jalan Sultan Agung, Jalan Raya Kaligawe Gayamsari, dan Kaligawe Genuk.

Kemudian tiga SPBU di Kabupaten Klaten yaitu Jalan Jogja Klaten, Jalan Raya Klaten, Jalan Merbabu Kecamatan Klaten Tengah. Lokasi lainnya di Jawa Tengah ada di Jalan Nguwet (Temanggung), Jalan Ahmad Yani (Kota Magelang), Jalan Diponegoro (Wonogiri), Desa Gumulan Mojosongo (Boyolali), dan Toyogo-Sambung Macan (Sragen).

Sementara itu di Yogyakarta ada tiga SPBU yaitu di Jalan Kompol Suprapto Lempuyangan, Jalan Sultan Agung, dan Jalan Kusumanegara.

“Dilihat dari respons konsumen yang positif terhadap pertalite, kita targetkan 59 SPBU untuk menjual produk ini pada tanggal 1 September 2015 nanti,” terang Kusnandar.

Dia menambahkan, PT Pertamina (Persero) MOR IV akan terus melakukan penambahan jumlah dan cakupan wilayah oulet SPBU yang dapat melayani penjualan Pertalite. Selama percobaan penjualan Pertalite, masing-masing SPBU akan diberikan alokasi antara 16-24 Kilo Liter. Harga jual produk itu sendiri dipatok sama dengan nasional, yakni Rp 8.400/liter.

“Kami memberikan alternatif BBM baru kepada masyarakat apabila ingin mendapatkan performa kendaraan yang lebih baik dengan harga terjangkau melalui penjualan Pertalite,” imbuhnya. (CR-01)

 

You might also like

Comments are closed.