Pertamina Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Jawa Tengah

Pejabat sementara (Pjs.) Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Marketing Operation Region Jawa Bagian Tengah, Marthia Mulia Asri secara simbolis menyerahkan bantuan bright gas di lokasi pengungsian korban banjir.

Semarang  – Pertamina Marketing Operation Region Jawa Bagian Tengah menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir di 6 daerah di Jawa Tengah. Bantuan diberikan untuk merespon kebutuhan di tempat pengungsian dan dapur umum yang menampung masyarakat terdampak banjir.

Bantuan disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing daerah, di antaranya Semarang, Kudus, Demak, Pekalongan, Pati, dan Kendal. Bantuan diserahkan pada waktu dan tempat berbeda, dimulai Senin (8/2) di posko BPBD Semarang.

Pejabat sementara (Pjs.) Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Marketing Operation Region Jawa Bagian Tengah, Marthia Mulia Asri mengungkapkan, setidaknya total 350 tabung LPG BrightGas diserahkan kepada BPBD di 6 daerah tersebut untuk memenuhi kebutuhan logistik di dapur umumu.

“Bantuan yang diberikan semoga dapat bermanfaat bagi para korban bencana dan banjir segera mereda,” katanya.

Pekerja Pertamina Galang Donasi

Tidak hanya menyalurkan bantuan yang bersumber dari dana Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), pekerja Pertamina juga melakukan penggalangan donasi untuk membantu meringankan warga yang terdampak bencana. Penggalangan dana tersebut diinisiasi oleh organisasi pekerja Agent of Change (AOC) yang mayoritas diisi oleh pekerja muda Pertamina.

“Hasil donasi yang terkumpul akan dibelanjakan untuk kebutuhan pengungsian, seperti matras, selimut, pakaian, sembako, dan sebagainya,” imbuh Marthia.

Selain AOC, Marthia menyebut ada beberapa organisasi lainnya di bawah naungan Pertamina yang juga aktif dalam melakukan program sosial dan kemanusiaan.

“Di antaranya Badan Dakwah Islam (BDI), Baituzzakah Pertamina (Bazma), Bakorumkris, Serikat Pekerja Pertamina Daerah IV (SP Persada IV), Persatuan Wanita Patra (PWP), dan organisasi lainnya,” tutup Marthia.

You might also like

Comments are closed.