PGRI Belum Bersikap soal Dugaan Pungli SMP

METROSEMARANG.COM – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jepara belum ambil sikap berkait kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di salah satu SMP di Jepara. Hal itu lantaran belum menerima laporan secara resmi.

Foto: Ilustrasi pungli

“Kami diam dulu karena belum ada konfirmasi dengan jelas. Kami tahunya juga dari koran. Kami menunggu perkembangannya seperti apa,” ujar Ketua PGRI Kabupaten Jepara Kiswadi, Jumat (7/7/2017).

Kiswadi menuturkan bahwa bantuan pendampingan hukum bagi guru diberikan kepada guru yang mendapat masalah hukum saat proses pembelajaran terjadi. Sementara, dugaan kasus Pungli yang melibat guru tersebut terjadi di luar jam pembelajaran.

“Itu kan kasus pribadi yang dibentuk tim PPDB oleh sekolah. Tapi jika nanti kami diminta ya, kami akan mendampingi,” lanjutnya.

Ketua Komisi C DPRD Jepara, Sunarto mengatakan bahwa penarikan uang yang dilakukan oknum guru diyakini untuk kemajuan dan pembangunan sekolah.

“Bukan untuk memperkaya diri sendiri dari guru itu sendiri. Jadi perlu adanya pendampingan hukum bagi oknum guru tersebut,” kata Sunarto.

Rencananya, pihaknya akan melakukan pemanggilan jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Badan Kepegawaian Daerah, dan Asisten Bupati II. Hal itu guna penyelesaian kasus temuan tim Saber Pungli di SMP.

“Dari kasus ini mudah-mudahan bisa menjadi pembelajaran sekolah-sekolah yang lain,” tambah dia.(metrojateng.com/MJ-23)

You might also like

Comments are closed.