Pianis-pianis Muda Berbakat Beradu Skill di Semarang

METROSEMARANG.COM – Pianis -pianis belia dari berbagai kota unjuk kebolehan dalam event Indonesia Piano Competition yang berlangsung di Grand Edge Hotel Semarang, Sabtu (6/5). Event kali ini lebih bergengsi dengan menghadirkan juri dari mancanegara.

Penampilan Taradita di Indonesia Piano Competition

Raut muka Taradita Kalyana Yasmin terlihat sangat serius manakala jemarinya mulai memainkan tuts piano di hadapannya. Sesekali tubuhnya meliuk ke kiri dan kanan mengikuti alunan nada yang dia mainkan.

Sebagai penampil terakhir, gadis asal Yogyakarta ini sukses memukau dewan juri dengan lagu Sinfonia karya komposer Johann Sebastian Bach dan Nocturno Opus 48 No 1 karya Chopin.

“Senang bisa tampil di sini. Nggak ada target tertentu, cuma buat nambah pengalaman saja,” tutur pelajar kelas VIII SMP Al Azhar 7 Yogyakarta usai tampil di atas pentas.

Semarang hanya salah satu dari beberapa kota yang pernah dia singgahi untuk mengikuti kompetisi piano. Meski berdomisili di Kota Gudeg, Taradita justru memilih Kota Semarang untuk mengasah skill bermain piano di bawah arahan Media Wirawan.

Kali ini dia datang bersama ibundanya, Diana (42). “Kompetisi seperti ini sangat bagus untuk mengasah kemampuan anak-anak. Mereka tidak hanya belajar di sekolah musik, tapi juga menambah kepercayaan diri. Ini juga menjadi bagian dari fase yang harus dilalui sebelum anak-anak mencapai apa yang dia cita-citakan,” papar Diana.

Soetiono Iskandar, owner Veranza Music selaku penyelenggara mengatakan, event kali ini memang mempunyai grade yang lebih tinggi dibanding edisi sebelumnya. Selain kualitas peserta, materi yang harus dibawakan peserta juga lebih berbobot. “Karenanya kami juga datangkan juri dari luar negeri,” tuturnya.

Ada tiga dewan juri yang dihadirkan. Mereka adalah Shuenda Wong dari Malaysia, Adelaide Simbolon (Jakarta) dan Hendrata Prasetya (Surabaya), dua pianis kawakan tanah air.

“Mereka yang ikut kompetisi kali ini sudah punya jam terbang cukup banyak, sehingga persaingan sangat ketat,” imbuh Soetiono yang menyebut peserta berasal dari Semarang, Jakarta, Yogyakarta dan beberapa kota lainnya.

Adapun kategorinya terdiri dari Pre School untuk usia di bawah 9 tahun, Premary School (U-13) dan Junior School (U-16). Masing-masing kontestan diwajibkan membawakan dua buah lagu dengan durasi 6 menit (Pre School), 8 menit (Premary School) dan 10 menit (Junior School).

Indonesia Piano Competition merupakan event kedua yang digelar Veranza Music sepanjang tahun ini di Semarang. Sebelumnya pada 18 Maret juga berlangsung Indonesia Music Celebration di Gets Hotel.

“Kami akan secara rutin mengadakan kompetisi piano di Semarang, sehingga kualitas pianis di Jawa Tengah semakin meningkat dan nantinya bisa bersaing di level nasional maupun internasional,” tutup Soetiono. (twy)

You might also like

Comments are closed.