PJPR Disuntik Rp 41 Miliar, Wilayah Pinggiran bakal Lebih Benderang

Petugas PJPR Kota Semarang sedang memperbaiki lampu penerangan di Jalan Pahlawan. Tahun depan, PJPR mendapat suntikan dana Rp 41 miliar untuk optimalisasi penerangan jalan. Foto metrosemarang/dok
Petugas PJPR Kota Semarang sedang memperbaiki lampu penerangan di Jalan Pahlawan. Tahun depan, PJPR mendapat suntikan dana Rp 41 miliar untuk optimalisasi penerangan jalan. Foto metrosemarang/dok

 

METROSEMARANG.COM – Dinas Penerangan Jalan Umum dan Pengelolaan Reklame (PJPR) Kota Semarang diminta untuk melakukan inventarisir Lampu Penerangan Jalan Umum di wilayah pinggiran. Anggota Komisi C DPRD kota Semarang Suharsono menyebutkan, lebih dari 68 ribu titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah pinggiran masih minim penerangan sehingga dikhawatirkan terjadi kecelakaan dan tindak kriminal.

Dijelaskan, di tahun anggaran 2016 mendapat anggaran Rp 41 miliar untuk pelaksanaan kegiatan selama setahun. Dari nilai tersebut 28 miliar atau 60 persen lebih di antaranya untuk pengelolaan dan perawatan PJU di penjuru Kota Semarang.

“Terlebih dengan anggaran Rp 28 miliar sangat cukup untuk pemasangan baru dan optimalisasi serta penambahan maupun perbaikan lampu seperti penyeragaman lampu,” paparnya.

Suharsono menyebutkan, diperlukan juga kontrol dari petugas khusus yang melakukan penyisiran beberapa jalan di wilayah pinggiran. “Karena sejatinya fungsi PJU  bukan hanya penerangan saja namun juga memperindah wajah kota melalui penerangan estetika dan mendukung keamanan lingkungan,” kata dia.

Sementara, Kabid PJU Dinas Penerangan Jalan Pengelolaan Reklame (PJPR) Kota Semarang, Willar Haruman mengakui masih mengalami berbagai kendala, termasuk sarana dan prasarana yang dimiliki masih minim atau belum ideal.

“Personel juga masih kurang, kami hanya memiliki 35 orang yang terbagi menjadi 7 sektor diseluruh 16 kecamatan di Kota Semarang. Idealnya setiap kecamatan ada satu sektor tiga petugas. Sedangkan kendaraan truk hanya enam unit, dua di antaranya rusak. Sehingga jika terjadi persoalan di lapangan, harus menunggu giliran,” ungkapnya, Sabtu (21/11).

Dia menambahkan, jumlah ideal PJU yang terpasang di seluruh Kota Semarang mencapai 74 ribu titik lokasi. Pada 2016 mendatang, Pemkot akan melakukan optimalisasi PJU sepanjang Kalibanteng hingga perbatasan Mangkang dengan jumlah mencapai 311 titik JPU.

“Kami akan membuat PJU di sana menjadi indah. Jadi tidak hanya terang saja. Memang pada 2016 PJPR mendapat anggaran sebesar Rp 41 miliar dari APBD Murni Kota Semarang,” katanya. (ade)

You might also like

Comments are closed.