PKL Sultan Agung ‘Disapu’ Satpol PP

METROSEMARANG.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang kembali menertibkan sejumlah pedagang kali lima (PKL), Senin (28/3. Kali ini, PKL yang bandel berjualan di trotoar Jalan S Parman dan Sultan Agung terpaksa harus angkat kaki dari area tempatnya berjualan.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Semarang Kusnandir mengatakan, pedagang yang berjualan di wilayah itu sering membuang sampah sembarangan. Selain keberadaannya yang tidak sesuai aturan, sampah yang dibuang juga menyebabkan tempat itu nampak kumuh.

Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

“Penertiban paksa ini kami lakukan terhadap pedagang yang bandel. Sebelumnya juga sudah diperingatkan oleh pihak kelurahan dan kecamatan setempat, namun tak dihiraukan,” kata Kusnandir, Senin (28/3).

Kusnandir  menegaskan, pedagang yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Semarang Nomor 11 Tahun 2000 Tentang Peraturan Keberadaan PKL ini, barang-barang serta peralatan disita dan diamankan petugas Satpol PP.

Menurutnya, Satpol PP akan terus melakukan penertiban terhadap ruang publik yang disalahgunakan para PKL untuk berjualan sembarangan. Hal ini untuk mewujudkan Kota Semarang agar tidak kumuh dan tetap bersih dan nyaman dilihat. (din)

You might also like

Comments are closed.