PLN Peduli, Bantu Jamban Warga Wonosalam

PLN PEDULI- PLN Peduli kembali hadir dengan memberikan bantuan berupa 32 jamban untuk Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak. Foto : ist/metrosemarang.com

 

 

 

 

 

 

 

 

DEMAK– PLN Peduli kembali hadir dengan memberikan bantuan berupa 32 jamban untuk Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & D.I. Yogyakakarta.

Bantuan senilai Rp 65 juta ini diberikan dalam rangka percepatan pencapaian ODF (Open Defection Free) atau SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan). Penyerahan simbolis bantuan ini dilaksanakan di Gedung Bina Praja, komplek Perkantoran Pemerintahan Daerah Kabupaten Demak.

Hadir pada acara ini, General Manager PLN UID Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Feby Joko Priharto beserta jajaran, Bupati Demak, HM Natsir, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Demak, Ahmad Samsuri, Dandim 0716/Demak, Letkol Arh Mohamad Ufiz, Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jateng, Guvrin Heru Putranto.

Feby Joko Priharto menyampaikan, melalui CSR PLN Peduli, PLN berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam bidang kesehatan. Salah satunya diwujudkan dengan pemberian bantuan pembangunan jamban.

“Bantuan pembangunan jamban ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan MCK, dengan begitu akan berdampak bagi kebersihan dan kesehatan lingkungan,” katanya.

Sementara itu, HM Natsir, menyambut baik bantuan CSR yang diberikan oleh PLN yang mana sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Demak.

“Salah satu indikator program Indonesia sehat adalah setiap keluarga harus memiliki jamban dan akses sanitasinya. Ini sangat penting mengingat pembuangan tinja sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Untuk itu, dibutuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keberadaan jamban,” terangnya.

Selain penyerahan CSR, pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan dari YBM PLN. Bantuan yang diberikan YBM PLN berupa perbaikan 5 (lima) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Mranggen, Kecamatan Sayung, dan Kecamatan Demak dengan total nilai Rp 75 juta. Bantuan ini disalurkan melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah dan Kodim 0716/Demak.(ndi)

You might also like

Comments are closed.