Awas, Pokemon Go Palsu!

Sembarangan install Pokemon Go dari sumber tak-terpercaya, bisa-bisa Android Anda dibajak hacker.

Popularitas Pokemon Go mengundang para hacker berulah dengan meluncurkan Pokemon palsu yang sudah terinfeksi malware.

Pokemon Go diciptakan dari kecerdasan Nintendo dan Google Earth. Popularitasnya undang hacker membuat versi APK yang terinfeksi droidjack. (Photo : itechnews)
Pokemon Go diciptakan dari kecerdasan Nintendo dan Google Earth. Popularitasnya undang hacker membuat versi APK yang terinfeksi droidjack. (Photo : itechnews)

Kecerdasan game ini, berbasis pada GPS dan pencitraan satelit, karena berfungsi membedakan jenis pokemon yang mau ditangkap. Pokemon air, misalnya, hanya muncul di lokasi dekat kolam.

Tentu saja, kamera dan pengaturan Lokasi di ponsel harus aktif, sehingga berlama-lama akan menghabiskan baterai ponsel. Serunya, banyak orang berburu Pokemon, dari kamar sampai halaman rumah.

Sejak peluncuran pertama, server game Pokemon sempat overload karena kebanyakan pengakses.
Para guru pencipta Google Earth dan Nintendo, berada di balik pembuatan Pokemon Go.

Berbeda dari game pokemon kartu di masa lalu, melalui Pokemon Go, pemain bisa membuat avatar yang misinya menangkap, mengajari, dan bertarung dengan karakter Pokemon. Ada level-level seru dan petualangan asyik. Siapa saja, mudah suka game ini.

Bagi negara yang belum resmi bisa mendownload Pokemone, mereka memakai proxy dan mengakali koneksi, agar bisa bermain Pokemon Go.
Belum ada 3 hari setelah peluncuran pertama (4/7) game Pokemon Go di Australia dan Selandia Baru, sudah terdeteksi adanya malware berkedok Pokemon Go.

Ini video trailer Pokemon Go :

Menurut perusahaan keamanan Proofpoint, temuan aplikasi jahat yang menyerang Android ini, menginfeksi perangkat Android dengan malware droidjack. Malware ini bisa menjadi piranti pengendali jarak-jauh (remote access tool, RAT) yang membajak ponsel Android dengan menanamkan backdoor, tanpa sepengetahuan pemakai. Jenis infeksi droidjack, akronim dari android hijack (membajak android), akan mengubah pengaturan keamanan ponsel Android menjadi “mengijinkan sumber pihak ketiga”, bukan dari PlayStore.

Untuk menguji apakah Pokemon Go terinfeksi, lakukan pengaturan berikut :
Settings –> Apps –> Pokemon GO kemudian periksa permission.

Versi Pokemon Go yang terinfeksi droidjack meminta ijin sistem Android untuk membaca sms, merekam audio, membaca jejak browsing, memodifikasi kontak, serta lihat-dan-baca catatan panggilan.

Kembalikan pengaturan keamanan dengan menonkatifkan “Unknown sources” (Sumber tidak diketahui).

Sebaiknya, tunggu sampai Pokemon Go benar-benar masuk ke Indonesia. [d]

You might also like

Comments are closed.