Polda Beri Lampu Hijau, Turnamen Sepakbola se-Jateng Segera Bergulir

Eli Nasoka dkk bakal segera merasakan atmosfer pertandingan, setelah cukup lama 'menganggur' karena kompetisi dibekukan. Foto: metrosemarang.com
Eli Nasoka dkk bakal segera merasakan atmosfer pertandingan, setelah cukup lama ‘menganggur’ karena kompetisi dibekukan. Foto: metrosemarang.com

SEMARANG – Keinginan klub-klub sepakbola di Jawa Tengah untuk menggulirkan turnamen bakal segera terealisasi. Polda Jateng selaku pemangku keamanan sudah memberi lampu hijau dan memberikan dukungan digelarnya kegiatan pengganti kompetisi tersebut.

Manajemen PSIS Semarang selaku salah satu penggagas turnamen ini telah melakukan audiensi dengan Kapolda Irjen Pol Noer Ali di Mapolda Jateng, Selasa (19/5). Kedatangan kubu Mahesa Jenar yang dipimpin CEO AS Sukawijaya tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan beberapa klub Jateng pada akhir pekan kemarin.

Kapolda juga memberi catatan khusus terkait wacana turnamen yang akan digelar di wilayahnya. Mantan Kapoltabes Semarang ini meminta agar masing-masing tim yang terlibat bisa menjaga ketertiban dan kenyamanan.

”Pada prinsipnya, kami tidak masalah, asalkan mengikuti aturan yang ada. Sekaligus mengedukasi para suporter di Jateng agar menjaga ketertiban, kenyamanan dan kondusivitas sepakbola di Jateng,” kata Noer Ali, seperti dikutip dari situs resmi PSIS.

Turnamen bertajuk ”Polda Jateng Cup 2015” tersebut juga merupakan bagian dari acara menyambut HUT ke-69 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli. Kegiatan ini dijadwalkan bakal menjadi agenda rutin tahunan di Jawa Tengah.

Setelah mengantongi restu dari Polda Jateng, klub-klub peserta akan segera menggelar temu teknik. “Besok (20/5), kami akan melakukan temu teknik untuk memastikan jumlah klub peserta dan jadwal pertandingan,” tutur anggota Tim Kecil Turnamen, Wahyoe Winarto.

Dalam pertemuan sebelumnya, turnamen mini ini akan diputar pada 22 Mei. Namun, kepastian jadwal masih menunggu hasil temu teknik besok. (twy)

You might also like

Comments are closed.