Polda dan Kejati Jateng Diminta Bekerjasama Tuntaskan Kasus Oudetrap

Akuisisi Gedung Oudetrap diduga bermasalah. Saat ini Polda dan Kejati Jateng berlomba untuk mengusut kasus tersebut. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Akuisisi Gedung Oudetrap diduga bermasalah. Saat ini Polda dan Kejati Jateng berlomba untuk mengusut kasus tersebut. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Penyelidikan kasus dugaan korupsi akuisisi Gedung Oudetrap belum ada titik terang. Padahal, ada dua institusi penegak hukum yang menangani kasus ini, yakni Polda dan Kejati Jawa Tengah.

Aktivis Komite Penyelidikan Pemberantasan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KP2KKN), Ronny Maryanto,  berharap dua instansi tersebut dapat bekerjasama menguak tabir misteri pembelian Gedung Oudetrap oleh Pemkot Semarang.

“Berlomba dalam menyelidiki kasus itu (Oudetrap), sebenarnya sah-sah saja. Namun, jangan sampai menjadi polemik. Keduanya (Kejati dan Polda) seharusnya bisa bermitra untuk saling menguatkan bukti-bukti yang mereka punya,” kata Ronny, Senin (20/4).

Kendati demikian, menurut Ronny,  jika salah satu instansi sudah mencapai proses  dalam tahap penyidikan, maka harus ada yang mengalah. “Kalau sudah sampai tahap penyidikan harus satu instansi saja yang menangani,” imbuhnya.

Ronny merupakan salah satu orang yang melaporkan kasus pembelian gedung tua di Jalan Srigunting No. 3 Kawasan Kota Lama Semarang. Dia melaporkan kasus Oudetrap ke Polda Jateng.

Polda Jateng sejauh ini sudah memeriksa sejumlah saksi. Namun, status kasusnya masih tahap penyelidikan dan belum ada penetapan tersangka.

“Sampai saat ini masih dalam proses melengkapi keterangan. Saat ini masih penyelidikan, namun dalam waktu dekat akan dinaikkan menjadi penyidikan. Saksi dari pihak DPKAD, pemilik barang, hampir semuanya sudah,” kata Kepala Sub Direktorat III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dit Reskrimsus Polda Jateng, AKBP Syarif Rahman.

Setali tiga uang, Kejati Jateng juga belum menaikkan status kasus ke tahap penyidikan. Hingga saat ini Kejaksaan Tinggi Jateng juga masih melakukan proses pengumpulan data melalui pemeriksaan sejumlah saksi. (yas)

You might also like

Comments are closed.