Polda Jateng Musnahkan Uang Palsu Rp 2,4 M

METROSEMARANG.COM – Ribuan lembar uang palsu berbagai jenis dimusnahkan oleh petugas Dit Reskrimsus Polda Jateng, Rabu (22/2). Uang tersebut merupakan setoran dari nasabah BI yang terkumpul dari 2014 lalu hingga tahun ini.

Wakapolda Jateng Brigjen Indrajit menunjukkan barang bukti uang palsu sebelum dimusnahkan, Rabu (22/2). Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Uang palsu diterima dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah secara bertahap dari tahun 2014 lalu.

Rinciannya, pada tahun 2014 diterima sebanyak 9.445 lembar, pada tahun 2015 diterima sebanyak 11.315 lembar, dan pada tahun 2016 diterima sebanyak 10.841 lembar dengan uang pecahan masing-masing Rp 1.000, Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000, dan Rp 100.000.

“Kalau itu uang asli Rp 2,4 M, tapi kalau sekarang kan bukan uang asli jadi nggak ada harganya,” ujar Wakapolda, Brigjen Pol Indrajit usai pemusnahan barang bukti di Dit Reskrimsus Polda Jateng, Banyumanik Semarang.

Sekilas uang tersebut nampak seperti uang asli, namun jika diraba uang palsu teksturnya lebih halus dibanding dengan yang asli. Karena uang palsu pembuatannya hanya menggunakan kertas HVS dan tidak menggunakan kertas yang khusus untuk membuat uang.

Dengan dimusnahkannya uang palsu ini, Indrajit berharap kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima uang. “Kan udah ada tu, dilihat, diraba, diterawang,” ujarnya.

Sementara itu, petugas kini masih terus melakukan penyelidikan mengenai siapa pembuat uang palsu ini. (fen)

You might also like

Comments are closed.