Polda Jateng Tetapkan Status Siaga Satu untuk Pengamanan Aksi Solidaritas Rohingya di Borobudur

METROSEMARANG.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah tetapkan siaga satu selama tiga hari di wilayah Candi Borobudur dan sekitarnya. Mengingat kabar yang beredar akan diselenggarakan aksi solidaritas terhadap umat muslim di Rohingya oleh beberapa ormas di Jawa Tengah pada Jumat (8/9) mendatang.

Polda Jateng menetapkan status siaga satu terkait aksi solidaritas untuk Rohingya di Candi Borobudur. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Polda Jawa Tengah akan lakukan siaga satu mulai hari Kamis, Jumat, dan Sabtu. Terkait apakah akan dilakukan penutupan (Obyek Wisata Candi Borobudur), yang jelas penutupan untuk yang melakukan aksi,” ujar Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono usai melakukan koordinasi bersama Polda Jawa Timur, Polda DIY, di Gedung Ditlantas Polda Jateng, Selasa (5/9).

Sementara untuk wisatawan, lanjut Condro, ia mengatakan akan melakukan koordinasi dengan pengelola Obyek Wisata Candi Borobudur. Ia berharap untuk wisatawan bisa masuk seperti biasa.

“Khususnya wisatawan asing kan kasihan sudah datang jauh-jauh, dan nanti kami akan lakukan koordinasi dengan pengelola. Saya berharap wisatawan-wisatawan asing itu tidak ada gangguan,” imbuh Condro.

Menanggapi kabar yang beredar, Condro mengatakan pihaknya belum mendapatkan surat resmi terkait akan diadakannya aksi solidaritas. Kalau pun itu ada, lanjut Condro, ia tidak akan mengizinkan aksi tersebut terselenggara.

Selain itu, untuk melakukan pengamanan, pihaknya melakukan pencegahan lapis tiga, yakni ring satu, dua, dan tiga. “Ring satu di kawasan obyek wisata Candi Borobudur, ring dua di Wilayah Magelang, ring tiga pada pengamanan tiap-tiap Kota dan Kabupaten di Jawa Tengah,” pungkas Condro. (fen)

You might also like

Comments are closed.