Polda Segera Putuskan Status Kasus Oudetrap

Akuisisi Gedung Oudetrap diduga bermasalah. Saat ini Polda dan Kejati Jateng berlomba untuk mengusut kasus tersebut. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Akuisisi Gedung Oudetrap diduga bermasalah. Saat ini Polda dan Kejati Jateng berlomba untuk mengusut kasus tersebut. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jawa Tengah masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penyimpangan pembelian Gedung Oudetrap. Dalam waktu dekat, Dit Reskrimsus akan melakukan gelar perkara, sebelum memutuskan apakah naik ke tahap penyidikan atau memang tidak ditemukan pidana.

“Sampai sekarang belum (naik penyidikan).  Masih proses penyelidikan,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Edhy Mustofa, Senin (4/5).

Kendati demikian, terkait nama saksi – saksi yang sudah diperiksa,  Edhy mengaku belum bisa memastikan. “Saya belum hafal. Saya masih baru di sini, baru aktif Senin kemarin. Tapi yang jelas,” imbuhnya.

Namun, Edhy memastikan proses penyelidikan kasus itu masih berjalan, yakni terkait lelang dan pembayaran. Gedung itu pernah dilelang dengan nilai Rp 2,4miliar namun tidak laku. Tiba – tiba Pemkot Semarang membelinya dengan harga Rp 8,7 miliar di akhir 2014 silam.

Sebelumnya, sejumlah saksi memang sudah diperiksa Polda Jawa Tengah. Di antaranya Sekretaris Daerah Kota Semarang Adi Tri Hananto dan KepalaDinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang Yudi Mardiana. Pemilik gedung juga telah diperiksa, yakni Budhi Pranoto. (yas)

You might also like

Comments are closed.