Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup di Jalur Pantura Gringsing

METROSEMARANG.COM – Polres Batang  menyiapkan rekayasa lalu lintas di pintu masuk tol Gringsing Kamis (29/6) siang. Rekayasa ini dilakukan karena arus dari timur semakin padat dan menutup jalur pantura dari arah barat agar kendaraan bisa masuk ke tol Gringsing.

Dari pantauan udara terlihat arus kendaraan dari arah timur yang hendak masuk ke tol Gringsing Batang  mulai padat. Polisi menyiapkan tiga rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di persimpangan antara jalur pantura dan masuk tol Gringsing.

Pintu tol gringsing sendiri sudah dibuka sejak Kamis (29/6) pagi, maju dari rencana awal karena arus mulai padat. Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Bakarudin mengatakan pembukaan jalan tol gringsing ini diawali dengan pengawalan polisi.

“Pasalnya banyak kendaraan roda dua yang masuk ke jalur darurat Gringsing dan kendaraan dari arah barat juga banyak yang masuk ke tol Batang-Gringsing. Pengawalan dengan mobil patroli juga untuk mencegah kecelakaan karena kendaraan pemudik yang hendak kembali ke jakarta melaju dengan kecepatan tinggi,” katanya.

Sementara itu Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono mengatakan rekayasa yang dilakukan polisi untuk mencegah kemacetan yakni dengan mengarahkan kendaraan dari timur yang akan masuk ke tol Gringsing ke arah barat pintu tol. “Sekitar 200 meter dari intu tol Gringsing kendaraan dari timur kemudian memutar arah kembali ke timur dan masuk ke tol ,” ucapnya.p

Sementara rekayasa kedua dengan memberlakukan contra flow kendaraan dari arah timur untuk masuk ke pintu tol Gringsing. “Kita juga mengarahkan kendaraan untuk masuk jalan tol dari pintu Kandeman namun banyak yang tidak mau karena jaraknya terlalu jauh dari pintu tol Gringsing,” imbuh kapolres.

Rekayasa yang terakhir jika kendaraan dari timur sangat padat, maka polisi akan menutup jalur pantura dari arah barat dan membuka empat lajur untuk kendaraan dari timur dan masuk ke tol Gringsing. “Kita berlakukan buka tutup jalur pantura, arah dari barat kita hentikan untuk kemudian kendaraan dari arah timur menggunakan empat lajur masuk ke jalan tol darurat,” jelasnya.

Penutupan jalur pantura dari arah barat ini hanya berlangsung setiap lima belas menit jika arus dari arah timur menumpuk. (metrojateng.com/MJ-01)

You might also like

Comments are closed.