Polisi Lumpuhkan 8 Bandit Spesialis Pecah Kaca Mobil

Komplotan pencuri spesialis bobol mobil nasabah bank diringkus Dit Reskrimum Polda Jateng setelah beraksi di Pekalongan. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Komplotan pencuri spesialis bobol mobil nasabah bank diringkus Dit Reskrimum Polda Jateng setelah beraksi di Pekalongan. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Direktorat Reskrimum Polda Jawa Tengah berhasil menangkap komplotan pencuri spesialis nasabah bank asal Sumatera. Mereka ditangkap tak lama setelah beraksi di Jalan HOS Cokroaminoto, Kuripan Kertoharjo Kota Pekalongan, 4 Juni 2015 lalu.

Komplotan ini beranggotakan delapan orang. Enam pelaku asal Sumatera Selatan, yakni  M Ibrahim (33), Ibrahim Samad (30), Sonny Velly (33), Dodi Irawan (40), Andri Saputra (19) dan M Zaini (43). Pelaku lainnya, Asep Tatang (25) warga Cimahi, dan Deka Rizki Pangestu (35) warga Cigadung Raya Bandung.

“Mereka beraksi secara terorganisir. Ada yang berperan mengintai dan mengeksekusi. Aksi terakhir, mereka berhasil menggondol uang sekitar Rp 100 juta,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol A. Liliek Darmanto di Mapolda Jateng, Selasa (7/7).

Setelah menetapkan sasaran, para pelaku kemudian mengikuti mobil yang dikendarai korbannya. Selanjutnya, mereka mulai beroperasi saat korban memarkirkan mobilnya. Dengan cepat para pelaku memecah kaca mobil korban dan mengambil uang di dalam mobil.

Komplotan ini akhirnya ditangkap dua hari setelah beraksi yaitu tanggal 6 Juni di Cirebon. Mereka adalah pelaku pencurian lintas provinsi, dan tiga diantaranya diketahui merupakan residivis.

“Saat ini masih terus kami dalami, pengakuannya baru sekali beraksi. Satu orang juga masih buron,” kata Direktur Dit Reskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Gagas Nugraha.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa empat motor yang digunakan pelaku, tiga cincin baja, dua handphone, dan uang sisa kejahatan Rp 7,8 juta. Mereka bakal dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (yas)

You might also like

Comments are closed.