Polisi Sebut Martino 4 Kali Bobol Kartu Kredit di Hotel Berbintang

Pembobolan kartu kredit yang dilakukan Martino tidak hanya di Hotel Oak Tree Semarang. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Pembobolan kartu kredit yang dilakukan Martino tidak hanya di Hotel Oak Tree Semarang. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

SEMARANG – Usai menetapkan Martino Tambunan sebagai tersangka pembobolan kartu kredit di Hotel Emerald Oak Tree Gajahmungkur, Polrestabes Semarang juga mengungkap aksi kejahatan yang dilakukan tersangka di lokasi lainnya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin menyebut, tersangka tak hanya beraksi di Hotel Oak Tree. Pasalnya, aksi pembobolan kartu kredit dengan memakai Virtual Credit Card (VCC) itu juga dilakukan di Hotel Lor Inn Solo pada Juni 2015, Hotel Heritage Yogyakarta serta Hotel 101 di Bandung.

“Dia (tersangka) pakai kartu kredit milik orang Jepang buat menginap di hotel, dengan cara memasukkan data palsu. Dan di Hotal Oak Tree dia menginap hampir sebulan,” ungkap Burhanudin, saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Senin (15/6).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Sugiarto menambahkan, pihak hotel belakangan diketahui menyediakan fasilitas deposito atau berafiliasi dengan BCA.

Atas perbuatannya, kata dia, tersangka dijerat pasal ITE pasal 51 ayat 1 junto pasal 35 UU ITE, nomor 11 tahun 2008 dan pasal 362 KUHP terkait pencurian barang-barang hotel.

Sebelumnya diberitakan, polisi menetapkan Martino Tambunan, sebagai tersangka pembobolan kartu kredit di Hotel Emerald Oak Tree Jalan Palem VI Papandayan Gajahmungkur. Pria 36 tahun itu diketahui beraksi memakai Virtual Credit Card (VCC). Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik unit IDIK IV Tipiter Polrestabes Semarang, ia merupakan bekas telemarketing sebuah hotel berbintang.

Pria yang mengaku warga Kutei Nomor 14 D RT 2/RW V Desa Darmo Wonokromo, Surabaya ini lantas mengungkapkan, ia paham penggunaan alat Virtual Credit Card lantaran sudah berpengalaman bekerja di hotel.

Soal keuntungan yang didapatkannya dari aksi pembobolan kartu kredit tersebut, ia mengaku hanya menikmati fasilitas hotel selama menginap dan menggunakan sisa deposito. (far)

You might also like

Comments are closed.