Polisi Sidik Kasus Dugaan Pungli di SMP Negeri Jepara

METROSEMARANG.COM – Polres Jepara terus mendalami kasus dugaan pungutan liar yang terjadi di salah satu SMP Negeri setempat. Saat ini status penyelidikan naik menjadi penyidikan.

Ilustrasi

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharto mengatakan ada 14 saksi yang sudah dimintai keterangan yaitu, 12 orang guru SMP dan dua orang korban. Selanjutnya, Pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga juga direncanakan akan dipanggil.

“Pemeriksaan saksi-saksi sudah. Pihak sekolah dan saksi korban sudah dua orang. Pejabat dinas nanti,” ujar Suharto, Kamis (6/7/2017).

Dari hasil pemeriksaan terhadap saksi korban, pihaknya menemukan fakta bahwa tiap calon peserta didik ditarik uang Rp2,5 juta untuk memutuskan pendaftaran masuk.

Suharto menegaskan, para pelaku nantinya terancam dengan Undang-undang Korupsi Pasal 12 E. Pasalnya, itu diduga dilakukan oknum guru berstatus aparatur sispil negara.

“Awalnya kami menerima laporan, kami lakukan penyelidikan ada tiga oknum guru yang terlibat. Saat ini masih proses pemeriksaan,” tandasnya.(metrojateng.com/MJ-23)

You might also like

Comments are closed.