Polisi Telusuri Keterlibatan Pemilik Kos WiFi ISIS dengan Jaringan Radikal Solo

WiFi ISIS Tembalang Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
WiFi ISIS Tembalang
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

METROSEMARANG.COM – Kepemilikan jaringan WiFi ‘ISIS Tembalang’ yang bikin heboh warga Banyumanik Semarang, hingga saat ini belum terungkap. Polisi pun dibuat pusing dengan proses penyelidikan yang terbilang rumit ini.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Banyumanik Kompol Kristanto Budi Nur Setya menyatakan, penyelidikan masih terus dilakukukan oleh petugasnya, baik menggeledah rumah indekos di RT 01/RW I Jalan Tusam Timur Kelurahan Pedalangan maupun kepada pemilik rumah yang disebut-sebut sebagai sumber munculnya WiFi berbau radikalisme tersebut.

“BAP kasusnya sudah diproses oleh Kanit Reskrim di Polsek Banyumanik. Kami masih melakuan pendalaman untuk mengungkap motif pemilik jaringan WiFi ISIS di Jalan Tusam Timur,” ungkap Kristanto, Kamis (3/3).

Ia menjelaskan pemilik rumah indekos yang diduga terkait munculnya WiFi ISIS itu selama ini tinggal di Tembalang. Namun, ada pula yang menyebut domisilnya di Solo. “Yang jelas itu semua masih ditelisik secara mendalam,” katanya.

Soal dugaan keterkaitan pemilik kos dengan jaringan radikal di Solo, ia mengaku belum bisa memastikannya. “Sejauh ini masih ditelusuri siapakah dia sebenarnya,” paparnya lagi.

Ia menambahkan petugasnya terus mengembangkan informasi yang beredar di lapangan, termasuk melacak motif pemilik WiFi ISIS yang telah meresahkan warga Banyumanik seja dua hari terakhir. “Motifnya iseng kah atau ada unsur-unsur lainnya masih kita kembangkan,” terangnya.

Seperti diketahui, WiFi berkode ISIS Tembalang kian meresahkan warga Jalan Tusam Timur lantaran dapat diakses oleh pengguna telepon genggam yang berada di dekat rumah indekost RT 01/RW I tepatnya depan toko modern Alfamart. Setidaknya, ada tiga kode radikal yang muncul saat pengguna telepon genggam menghidupkan WiFi di lokasi kejadian. (far)

You might also like

Comments are closed.