Polrestabes Semarang Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Minyak Calarin dari Cepu

Polisi mengecek tiga truk pengangkut minyak ilegal yang ditangkap di kawasan industri LIK Kaligawe, Selasa (26/5). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Polisi mengecek tiga truk pengangkut minyak ilegal yang ditangkap di kawasan industri LIK Kaligawe, Selasa (26/5). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Petugas Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Semarang mengamankan tiga buah truk pengangkut minyak jenis bahan bakar calarin tanpa izin, Senin (25/5). Truk-truk pengangkut minyak ilegal bernopol S 8275 UB, B 9171 BFA, W 8983 UZ itu tertangkap saat melintas di kawasan industri LIK Kaligawe Semarang sekira pukul 14.00.

Selain itu kepolisian juga sudah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus penyelundupan minyak ilegal tersebut. “Total ada 24 ton minyak jenis calarin tanpa izin sebanyak 24 ribu liter,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanuddin.

Menurutnya, dari pemeriksaan ketiga tersangka,  minyak mentah itu diambil dari sumur tua di daerah Cepu, Jawa Tengah. Truk tersebut membawa ke Semarang karena ada yang membelinya untuk bahan bakar industri.

“Masih terus kami kembangkan, termasuk untuk mengetahui siapa konsumennya. Tersangka ada tiga orang, BK, BM, dan SM. Mereka menjual di bawah harga standar. Kerugian diperkirakan Rp 5 ribu dikali 24 ribu liter. Satu liternya Rp 5 ribu,” tandasnya.

Para tersangka dijerat pasal 53 huruf (b) UU no.22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi, dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara. (yas)

You might also like

Comments are closed.