Ponpes Roudlotus Saidiyyah Sembelih Ribuan Wedhus Gembel

Ribuan kambing kurban yang akan disembelih di Pondok Pesantren Roudlotus Saidiyyah, Jalan Kalialang Baru, Gunungpati, Semarang. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Ribuan kambing kurban yang akan disembelih di Pondok Pesantren Roudlotus Saidiyyah, Jalan Kalialang Baru, Gunungpati, Semarang. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

 

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 1300 ekor kambing serta 30 ekor kerbau dan sapi dikorbankan di Pondok Pesantren Roudlotus Saidiyyah, Jalan Kalialang Baru, Gunungpati, Semarang, saat Hari Raya Idul Adha 1436 H, Kamis (24/9). Ribuan kambing kurban tersebut berasal dari sumbangan jemaah asal Singapura.

Secara bergantian, hewan-hewan kurban yang sebagian besar jenis wedhus gembel tersebut disembelih di atas puluhan lubang yang berada tepat di halaman pondok.

Pengasuh Ponpes Roudlotus Saidiyyah, KH. M Said Almasyhad mengatakan, meski sebagian besar hewan kurban merupakan sumbangan jemaah di Singapura, tapi ada juga yang berasal dari jemaah di sejumlah daerah di Indonesia.

“Alhamdullilah, di Hari Raya Idul Adha tahun ini bisa kembali menggelar penyembelihan hewan kurban. Sebagian besar memang berasal dari jemaah di Singapura, ada sekitar 1.280 ekor kambing. Awalnya berbentuk uang, dan dibeli di sini,” kata M Said, ditemui di sela-sela penyembelihan hewan kurban.

Banyaknya jumlah hewan kurban tersebut membuat panitia kurban berfikir lebih ekstra. Oleh karana itu, kata Said, dalam proses penyembelihan pihaknya juga meminta bantuan dari warga sekitar.

Persiapannya juga sudah dilakukan lebih dari sebulan yang lalu. Di antaranya menyiapkan kandang untuk ribuan kambing sebelum penyembelihan, serta mengatur tempat penyembelihan.

“Persiapannya cukup lama, hampir satu bulan. Selain santri kepanitiaan juga dibantu warga,” terangnya.

Untuk pembagian daging kurban, rencananya akan diberikan ke seluruh jemaah pondok pesantren yang berjumlah sekira 5000 orang. Selain itu pembagiannya juga akan disebar di sejumlah pondok pesantren di Kota Semarang. (yas)

You might also like

Comments are closed.