Ponsel Hendi Dihujani SMS Aduan Banjir

Banjir yang terjadi di Karangkimpul, Kaligawe, beberapa waktu lalu. Wali Kota Hendrar Prihadi sering mendapat keluhan banjir dari warga melalui SMS. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Banjir yang terjadi di Karangkimpul, Kaligawe, beberapa waktu lalu. Wali Kota Hendrar Prihadi sering mendapat keluhan banjir dari warga melalui SMS. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Ponsel milik Wali Kota Hendrar Prihadi tidak pernah sepi dari aduan warga. Tiap harinya, dia menerima hujan Short Message Service (SMS) dari masyarakat Semarang yang melaporkan kondisi lingkungannya.

“SMS yang paling sering masuk ke tempat saya adalah wilayah Kemijen. Mulai dari pompanya rusak, kebanjiran, dan sampah berserakan di mana-mana” tutur Hendi, panggilan akrab wali kota, Rabu (8/5).

Menurut dia, yang menjadi pokok permasalahan adalah sampah yang dibuang sembarangan, termasuk di bantaran sungai. Wali kota mengatakan, pada 2015 ini Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menganggarkan normalisasi Kali Banger. Harapannya dengan pembangunan tersebut bisa meminimalkan atau bahkan mengurangi persoalan rob dan banjir di wilayah Kampung Sedompyong.

Dia mencontohkan di wilayah barat dan utara yang sudah merasakan manfaat normalisasi Banjir Kanal Barat. Namun saat ini masyarakat harus sabar menunggu proses pelelangan.

Selain Kemijen, Wali Kota juga ingin menjamah tempat lain yang rawan banjir. “Ada beberapa tempat yang belum tertangani khususnya yang terlewati aliran Sungai Tenggang tepatnya di daerah Genuk. Dalam waktu dekat ini kami bersama warga akan lakukan resik-resik kali di daerah sana,” terangnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.