Portal di Sumur Srigunting Halangi Tugas Pemadam Kebakaran

METROSEMARANG.COM – Keberadaan portal beton yang mengelilingi akses menuju Sumur Srigunting di kawasan Kota Lama dinilai menghambat petugas pemadam kebakaran dalam menjalankan tugasnya. Portal itu pun diminta untuk segera dibongkar.

Portal yang dipasang pada akses jalan ke Sumur Srigunting ini dinilai menghalangi petugas pemadam kebakaran menjalankan tugasnya, Kamis (30/3). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Imam Tohani mengatakan, portal itu menyebabkan mobil pemadam tidak bisa menyedot air di sumber tersebut. Sebab semua akses ditanam portal beton setinggi sekitar satu meter.

Ada tiga akses masuk ke sumber air tersebut, yaitu pertama ada di belakang Gereja Blenduk, kedua di samping Taman Srigunting dan ketiga dari arah belakang. Pihaknya baru tahu akses tersebut dibeton pada Kamis (30/3) pagi tadi ketika akan mengisi tangki air mobil pemadam kebakaran usai mengatasi kebakaran di pelabuhan.

‘’Tapi sampai lokasi, armada tidak bisa lewat karena terhalang beton, ini sangat menganggu tugas kami,” katanya, Kamis (30/3).

Pemasangan portal sangat mengganggu, sebab Sumur Srigunting selama ini merupakan sumber air andalan untuk mengisi tangki armada. Selain itu, titik tersebut telah ditentukan untuk akses mengatasi kebakaran di sekitar area tersebut.

‘’Padahal mobil damkar jika mengisi air, harus merapat ke sumur tersebut biar lebih cepat untuk mengatasi kebakaran,” ujarnya.

Dia menerangkan, Sumur Srigunting merupakan peninggalan zaman Belanda yang saat ini menjadi salah satu sumber air utama armada pemadam kebakaran. Untuk mengisi tangki mobil pemadam kapasitas ribuan liter air cukup dalam waktu singkat. Saat musim kemarau airnya juga tidak berkurang dan tetap jernih. (duh)

You might also like

Comments are closed.