Potensi Penghimpunan Zakat di Semarang Capai Rp 150 Miliar

METROSEMARANG.COM – Sekitar 70-80 persen perolehan zakat selama ini hanya dihimpun dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Semarang. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang ingin memaksimalkan penerimaan zakat dengan lebih menekankan perolehan dari sektor swasta.

Pengukuhan Pimpinan Baznas Semarang, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/dok

Ketua Baznas Kota Semarang Arnas Agung Andrarasmara mengatakan, pembenahan dan terobosan akan mulai dilaksanakan tahun 2018 untuk memaksimalkan potensi zakat dari sektor swasta di Semarang. Beberapa perubahan akan dikerjakan sehingga pembayaran zakat lebih familier khususnya di kalangan swasta dan juga pengusaha-pengusaha muda.

“Penerimaan zakat yang sebelumnya 70-80 persen dihimpun dari PNS Kota Semarang, harapannya bisa kita ubah dengan cara baru nanti. Kita akan sosialisasikan zakat lebih maksimal di kalangan awasta dan anak-anak muda,” katanya, Minggu (3/12).

Diungkapkan, potensi penerimaan zakat di Kota Semarang luar biasa, berdasarkan perhitungan mencapai nilai Rp150 miliar. Namun terakhir tahun 2016 penerimaan zakat oleh Baznas hanya mampu menghimpun zakat sebesar Rp3,5 miliar.

Di tahun 2018, pihaknya tidak akan langsung muluk-muluk hanya menargetkan bisa menghimpun kenaikan zakat menjadi sebesar Rp4 miliar.

“Tidak hanya berzakat, Baznas juga akan terus menyosialisasikan kepada masyarakat untuk berinfaq dan sedekah. Zakat, infaq dan sedekah bisa membantu mengatasi kemiskinan,” tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.