Prestasi SEA Games 2017 Jeblok, Menpora Segera Evaluasi Total

METROSEMARANG.COM – Turunnya kualitas para atlet dalam meraih medali di SEA Games Malaysia 2017 membuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akan melakukan evaluasi pada setiap cabang olahraga (cabor) secara menyeluruh.

Menpora Imam Nahrawi akan segera melakukan evaluasi total terkait penurunan prestasi atlet di SEA Games 2017. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Imam mengatakan raihan medali emas di ajang SEA Games Malaysia mengalami penurunan drastis dibanding raihan pada ajang serupa di Singapura 2013 silam. Hal ini dipengaruhi jumlah atlet Indonesia yang bertanding di cabor SEA Games Malaysia.

“Dari jumlah atletnya saja berkurang banyak, di Singapura dulu kita membawa 800 atlet, sekarang cuma 533 atlet. Itu jadi bahan pertimbangan untuk mengevaluasi total,” kata Imam kepada wartawan di Undip Tembalang, Rabu (30/8).

Ia menegaskan bakal memperbaiki semua kualitas para atlet sehingga dapat meningkatkan prestasinya pada masa mendatang. Terutama, kata Imam untuk mempersiapkan para atlet yang bertanding pada ajang Asian Games 2018 di Jakarta.

“SEA Games kan berbeda jauh dengan Asian Games. Untuk Asian Games kita nanti akan lebih memfokuskan pada cabor-cabor yang berpotensi meraih medali saja,” tuturnya.

Ia pun menyebut bahwa akuatik, senam, atletik dan sepak bola merupakan cabor yang menjadi prioritasnya untuk dimasukkan dalam Asian Games 2018 nanti. Sebab, setiap peningkatan kualitas atletnya dapat dilihat dari grafis pertandingan yang diperlombakan.

Soal apresiasi yang diberikan pemerintah bagi atlet peraih medali SEA Games Malaysia, ia menyatakan bakal diberikan secepatnya. Pemberian bonus, kata Imam berbeda sesuai capaian prestasi serta cabor yang diikuti oleh tiap atlet.

“Bonusnya yang medali emas pasti dapat PNS. Yang peraih perak dan perunggu dapat dana cash. Jumlahnya bervariasi karena atlet perorangan dengan grup pasti berbeda jauh,” terangnya.

Pemerintah dalam waktu dekat akan mengoganisir kepentingan setiap cabor. Pihaknya juga memetakan kualitas pelatihnya apakah patut dipertahankan atau tidak. (far)

You might also like

Comments are closed.