Pro Duta Tumbang, Ansyari Salahkan Pengadil

image
Ansyari Lubis dan Romi Agustyawan (Pro Duta)

SEMARANG – Setelah melakoni tujuh pertandingan tandang tanpa kekalahan, Pro Duta akhirnya tumbang kala bertamu ke rumah PSIS Semarang, Sabtu (6/9) sore tadi. Kubu Kuda Pegassus menganggap kekalahan itu juga atas andil sang pengadil lapangan.

Sebelum bertemu PSIS, Rachmadani mengukir empat kemenangan dan tiga hasil imbang saat bertanding di luar kandang. “Komentar saya cuma satu, yang main bagus adalah pemain berbaju hitam (wasit). Kami siap menerima kekalahan, asal mainnya fair,” cetus Ansyari, seusai pertandingan.

Dalam duel yang dimenangi PSIS dengan skor 2-1 itu, menurut Ansyari tak terlepas dari buruknya kepemimpinan wasit Hulman. Pengadil asal Jakarta itu dinilai kerap membuat keputusan yang menguntungkan tuan rumah.

Pelatih yang akrab disapa ‘Uwak’ ini juga mempermasalahkan tambahan waktu yang diberikan official pertandingan. “Babak I ada tambahan tiga menit. Di babak kedua cuma dua menit, itupun tak sampai selesai.  padahal pertandingan sering terhenti,” tandasnya.

Sementara, General Manager PSIS Kairul Anwar enggan mengomentari keberatan kubu Pro Duta. “Inilah sepakbola, ada menang dan kalah. Kalau Pro Duta keberatan, itu hak mereka. Yang jelas, kemenangan ini kami persembahkan untuk masyarakat Semarang. Kami berharap bisa menghadirkan kemenangan demi kemenangan di Jatidiri,” katanya.

Pada laga yang lanjutan babak 16 besar Divisi Utama Grup J tersebut, Ronald Fagundez tampil sebagai bintang lapangan dengan memborong dua gol kemenangan Mahesa Jenar. Sedangkan satu-satunya gol tim tamu dihasilkan eks penggawa PSIS Romi Agustyawan. (*)

You might also like

Comments are closed.