Progres Sport Center Minus 5 Persen, Kontraktor Diminta Tambah Alat Berat

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melakukan tinjauan pembangunan sport center di Kelurahan Jatisari Kecamatan Mijen, Selasa (5/9). Progres pembangunan sport center skala nasional ini minus 5 persen dari target.

Wali Kota Hendrar Prihadi meninjau pembangunan Sport Center di Mijen, Selasa (5/9). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Wali kota yang akrab disapa Hendi, menjelaskan, proyek pembangunan sport center diperkirakan menghabiskan anggaran total sebesar Rp 135 miliar. Tahun ini baru tahap pertama dengan anggaran sebesar Rp 50 miliar. Sisanya akan diselesaikan di tahap kedua pada tahun 2018 mendatang dengan anggaran sekitar Rp 82 miliar.

Dari pagu Rp 50 miliar tersebut ditawar oleh rekanan yang mengerjakan proyek hanya menjadi Rp 39 miliar. “Pekerjaan tahap pertama berupa cut and field atau pengerukan, sekaligus pengerasan atau pengaspalan untuk dibuat sirkuit dan beberapa lokasi parkir,” terangnya.

Namun, dia menyayangkan progres sport center saat ini masih minus 5%, dari harusnya sudah diselesaikan 15% tapi kontraktor baru mengerjakan 10%.
Karenanya, pihaknya akan terus memonitor supaya bisa selesai tepat waktu di bulan Desember. Karena pekerjaan akan berlanjut di tahap berikutnya pada tahun depan.

“Kontraktor bilang (sebenarnya) tidak ada kendalanya, maka kita minta minggu depan harus sudah ada tambahan alat berat dan tenaga kerja supaya cepat selesai,” katanya.

Sementara Pelaksana proyek dari PT Mina Prima Abadi, Nur Ashadi,
mengakui pekerjaan proyek sport center minus 5% dari target yang ditentukan 15%. Kendala karena alat berat yang terbatas. “Kami akan tambah alat berat, sesuai instruksi wali kota,” katanya.

Untuk tahap pertama ini, proyek pekerjaan yang dilakukannya adalah pembuatan tribun besar dan kecil. Ditambah pembuatan talud, sirkuit
dengan panjang 2,7 Km. Sedangkan luas total pembangunan sport center 5,1 hektare. (duh)

You might also like

Comments are closed.