Proyek Gedung Parkir Balai Kota Terancam Mangkrak

METROSEMARANG.COM – Pembangunan gedung parkir tahap pertama di belakang komplek Balai Kota Semarang yang menelan anggaran Rp8,9 miliar terancam tidak selesai tepat waktu pada 25 Desember. Bahkan, pembangunan yang dimulai pada 5 bulan lalu itu tahun depan terancam mangkrak.

Dewan menyayangkan lambatnya progress pembangunan gedung parkir Balai Kota Semarang. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Jika pembangunan gedung parkir tersebut tidak selesai pada akhir tahun nanti, maka dipastikan tahun depan tidak dapat dilanjutkan pembangunannya. Pasalnya di anggaran murni 2018 tidak terdapat anggaran untuk melanjutkan pembangunan gedung parkir tahap pertama. Yang ada alokasi anggaran untuk pembangunan gedung parkir tahap kedua yakni untuk parkir sepeda motor dan mobil.

‘’Progres pembangunannya belum ada 85 persen, dengan masa kontrak 5 bulan atau 150 hari, ini baru sekitar 70 persen. Dengan sisa waktu kontrak akan habis pada tanggal 25 Desember, tidak mungkin akan selesai,’’ kata Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Joko Santoso didampingi pimpinan dewan lainnya Wiwin Subiyono, saat meninjau lokasi pembangunan gedung parkir, Kamis (14/12).

Pembangunan gedung parkir yang terlambat pekerjaannya ini diharapkan menjadi catatan bagi Pemerintah Kota Semarang. Diharapkan ketika melaksanakan suatu kegiatan pemkot memperhatikan proses lelangnya, penentuan pemenang lelang, pengawasan dan penganggarannya.

‘’Jangan sampai pekerjaan di tahun 2018 DEDnya (Detail Engineering Design) juga dibuat di 2018, tentu terkesan perencanannya tidak bagus. Perencanaan yang bagus adalah DED dilaksanakan tahun sebelumnya, pekerjaannya dilakukan di tahun ini,’’ tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penataan dan Pemanfaatan Bangunan Gedung Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang, Beta Marhendiyanto menjelaskan, kegiatan pembangunan gedung parkir tahap pertama ini menghabiskan Rp8,9 miliar dari pagu anggaran Rp10 miliar.

Upaya percepatan pembangunan terus didorong kepada kontraktor untuk melakukannya. Seperti di antaranya kontraktor telah memperbanyak jumlah tenaga kerja dan bekerja hingga pukul 24.00. Pembangunan tahap pertama ini hanya khusus untuk sepeda motor dengan kapasitas sekitar 800 sepeda motor.

‘’Tahun depan mengerjakan tahap 2 yaitu menyelesaikan pembangunan atap dan pekerjaan pembangunan tempat parkir untuk mobil. Tahap 2 anggarannya Rp6 miliar sebanyak 8 lantai, kapasitas sekitar 700an mobil,’’ katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.