Proyek Penataan Kawasan Borobudur Dikebut, Ganjar Minta Laporan Tiap Minggu

Magelang, – Proyek penataan kawasan Borobudur, terus dikebut pengerjaanya. Sejumlah pekerjaan fisik di kawasan Borobudur sudah berjalan. Setidaknya, ada 13 titik pekerjaan fisik yang sedang dikerjakan dan tahun ini ditargetkan selesai.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kamis (8/4) menyempatkan untuk memantau secara langsung progres penataan kawasan Borobudur tersebut, disela-sela aktivitas Gowes pagi di Magelang.

Beberapa proyek dikunjungi Ganjar pagi itu. Diantaranya proyek pengolahan sampah di Desa Tuksongo, pembangunan community center desa Kembanglimus, pembangunan gerbang Palbapang dan pengembangan desa akses budaya Mendut-Pawon, di Desa Bojong Magelang.

Pengecekan langsung yang dilakukan Gajar sebagai komitmennya untuk memantau langsung program proyek penataan kawasan Borobudur.

“Ini konsekuensi setelah saya minta izin ke pak Menko untuk jadi mandor, saya harus memantau secara langsung,” katanya, Kamis (8/4).

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar juga menanyakan secara langsung kendala-kendala yang dihadapi di lapangan. Namun sejauh ini dari hasil pemantauannya, belum ditemukan kendala berarti yang bisa mengghambat pengerjaan proyek.

“Ada sedikit kendala tadi di lokasi pembangunan gerbang Palbapang, karena ada tiang listrik di lokasi proyek, tadi sudah ditelponkan GM PLN dan persoalan sudah beres,” ujarnya.

Kemudian kendala lain lanjut Ganjar, adalah persoalan perubahan tata ruang. Namun hal itupun sudah diatasi setelah melakukan pembicaraan dengan Pemkab Mangelang.

“Nanti yag sifatnya butuh kebijakan lebih besar, tentu kami konsultasi dengan pusat,” ucapnya.

Menurut dia, progres pembanguan sudah berjalan sesuai dengan progres. Bahkan ada yang sudah sampai 6%. “Saya minta ada laporan mingguan, sehingga bisa kami pantau,” tegasnya.

Ganjar berharap dengan progres pengerjaan fisik yang sudah berjalan dengan baik, untuk penataan kawsan Borobudur nantinya juga dilengkapi dengan event, sport tourism, seni, budaya, balkondes, partisipasi masyarakat dan lainnya.

Kepala Satker Permukiman Wilayah 1 Jateng, Kementerian PUPR, Dwiatma Singgih menyebut, progres seluruh proyek pembangunan di Borobudur sekitar 7 persen.

“Kami akan terus mengebut dan ditargetkan 13 titik lokasi pembangunan fisik selesai pada akhir tahun ini,” katanya.

Dwiatma menambahkan, pihaknya akan berkomunikasi secara intens dengan Pemprov Jateng, khususnya Ganjar Pranowo. Setiap minggu, pihaknya akan memberikan laporan progres pembangunan.

You might also like

Comments are closed.