PSIS akan Ajukan Banding Sanksi Komdis

PSIS berharap dukungan suporter bisa memberi motivasi ekstra untuk menapak ke tangga ISL. Foto Metrosemarang/MS-01
PSIS berharap dukungan suporter bisa memberi motivasi ekstra untuk menapak ke tangga ISL. Foto Metrosemarang/MS-01

SEMARANG – Manajemen PSIS akan mengajukan banding terhadap hukuman denda yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terkait insiden flares saat pertandingan melawan Persikabo. Denda Rp 50 juta tersebut dinilai memberatkan bagi tim yang saat ini masih berjuang di babak 8 besar Divisi Utama.

“Kami sedang menyusun materi banding terkait hukuman dari Komdis. Denda Rp 50 juta cukup memberatkan, karena kami masih harus berkompetisi di babak 8 besar. Kami berharap, komdis bisa mengabulkan permohonan banding yang kami ajukan,” kata Manajer Tim Wahyu ‘Liluk’ Winarto, Kamis (16/10).

Komdis mewajibkan PSIS membayar denda Rp 50 juta karena dianggap tidak mampu mengendalikan suporter untuk tidak menyalakan flares saat Mahesa Jenar menjamu Persikabo Kabupaten Bogor, 24 September silam. Menurut Liluk, pihaknya sudah menyiapkan pembelaan dalam materi banding akan segera diajukan.

“Kami tak pernah berhenti menyampaikan imbauan kepada suporter agar tidak menyalakan flares saat pertandingan berlangsung. Kami berharap kesadaran suporter agar lebih dewasa saat memberi dukungan untuk PSIS. Kami sangat mengapresiasi dukungan yang sudah diberikan, tapi jangan sampai bertindak di luar batas, yang ujung-ujungnya justru merugikan tim,” imbuh Liluk, yang diamini Ketua Panpel Pujiyanto. (*)

You might also like

Comments are closed.