PSIS Babak Belur di Markas Borneo

METROSEMARANG.COM – PSIS menuai hasil negatif dalam lawatan ke markas Pusamania Borneo FC. Johan Yoga dkk harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor mencolok, 0-4.

Bek PSIS Rio Saputro membayangi striker PBFC Patrick Wanggai. PSIS harus mengakui keunggulan Pesut Etam dengan skor 0-4. Foto: twitter @PusamaniaBorneo

Berlaga di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (19/2) malam, pelatih Subangkit mencoba memainkan kerangka skuat utama yang diproyeksikan untuk musim ini.

Kuartet bek Safrudin Tahar, Rio Saputro, Anhar Latif, dan Taufik Hidayat menjadi benteng di depan kiper Feri Bagus. Sadam Sudarma Hendra dan M Yunus mengisi pos gelandang tengah. Sedangkan Hari Nur, Ilham Arfil dan Dani Raharjanto menjadi trio gelandang serang di belakang Johan Yoga.

Di kubu Pesut Etam, pelatih Dragan Djukanovic juga memainkan sejumlah pemain inti di starting XI, termasuk dua legiun impor Flavio Beck Junior dan Helder Lobato. Striker timnas Lerbi Eliandri juga tampil sebagai starter, plus dua mantan penggawa Garuda, Patrick Wanggai dan Ponaryo Astaman.

Di paruh pertama, tuan rumah mampu unggul 1-0 lewat gol Lerbi. Gol ini diawali kesalahan Sadam saat mengontrol bola di area penalti dan berhasil disambar pemain Borneo. Bola kemudian diteruskan kepada Lerbi. Sambil membalikkan badan, striker bertubuh jangkung ini melepaskan bicycle kick yang mengarah ke sudut kiri gawang PSIS.

Tim tamu bukannya tanpa peluang. Kombinasi Johan Yoga dan Hari Nur beberapa kali mengancam gawang Pesut Etam yang dikawal M Ridho. Sementara PBFC dua kali mendapat kans menambah skor melalui Patrick Wanggai dan Sultan Samma yang masih bisa dimentahkan mistar gawang.

Menit 68 Ricky Ohorella menambah keunggulan buat tuan rumah. Usaha skuat Mahesa Jenar untuk menyamakan kedudukan semakin berat setelah Lerbi mencetak gol keduanya, sekaligus mengubah skor menjadi 3-0 di menit 73.

Pergantian pemain yang dilakukan PSIS tetap belum mampu mengubah keadaan. Gawang Feri Bagus justru bobol untuk kali keempat di menit 89. Kali ini giliran pemain pengganti, Febri Setiadi yang sukses memanfaatkan miskomunikasi pemain belakang PSIS.

Gol Febri menjadi penutup di pertandingan itu. Hasil di markas Borneo ini menjadi kekalahan pertama dalam rangkaian pramusim PSIS. Sebelumnya, skuat racikan Subangkit dua kali menang atas Unnes dan Bhayangkara FC U-21.

General Manager PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto menyebut kekalahan dari PBFC menjadi pengalaman berharga bagi timnya sebelum bertarung di kompetisi resmi. Menurutnya masih ada sejumlah kekurangan yang harus segera dibenahi.

“Hasil memang mengecewakan, tapi secara permainan sebenarnya kami juga bisa mengimbangi tuan rumah. Penyelesaian akhir masih harus dibenahi karena di pertandingan tadi sebenarnya PSIS juga punya kans untuk bikin gol,” kata dia.

Setelah ujicoba lawan PBFC, skuat PSIS dijadwalkan kembali ke Semarang besok pagi dan memulai latihan pada Selasa (21/2) sore. (twy)

 

You might also like

Comments are closed.