PSIS bakal Tampil Agresif Lawan Persijap

Franky Mahendra (kiri) akan menambah agresivitas serangan PSIS dari sisi sayap. Foto: metrosemarang.com
Franky Mahendra (kiri) akan menambah agresivitas serangan PSIS dari sisi sayap. Foto: metrosemarang.com

SEMARANG – PSIS Semarang bakal tampil agresif saat menjamu Persijap Jepara di laga kedua Polda Jateng Cup, Minggu (31/5). Opsi dua striker menjadi pertimbangan pelatih M Dofir untuk membombardir pertahanan Laskar Kalinyamat.

Dua tim yang sama-sama menuai kemenangan di laga perdana Polda Jateng Cup akan bentrok di Stadion Jatidiri. Kali ini, PSIS lebih diuntungkan karena bermain di hadapan ribuan pendukungnya.

Dofir sadar bahwa kemenangan bakal memuluskan jalan pasukannya menuju semifinal. Dia ingin anak asuhnya memaksimalkan laga kandang ini untuk mengamankan tiga angka.

“Keuntungan tampil di kandang sendiri harus bisa kami maksimalkan. Apapun akan kami lakukan, termasuk memainkan Johan Yoga dan Hari Nur secara berbarengan,” beber Dofir usai memimpin sesi latihan di Jatidiri, Jumat (29/5) sore.

Johan dan Mukri–sapaan Hari Nur–tampil apik saat PSIS melumat PSIR, Rabu (27/5). Dua pemain inilah yang mengemas sepasang gol kemenangan pasukan Mahesa Jenar.

“Johan bisa cepat beradaptasi dengan tim karena sebelumnya dia juga pernah berlatih bersama kami. Opsi menduetkan dia dengan Hari Nur bisa saja kami ambil. Mereka punya karakteristik berbeda, sehingga bisa menambah agresivitas tim,” ujar pelatih 47 tahun ini.

Saat meladeni PSIR, keduanya dimainkan bersama di 10 menit terakhir pertandingan, dengan Mukri bermain lebih melebar ke sisi kiri dan Johan sebagai target man. Hasilnya cukup efektif, dimana Johan mampu menjaringkan gol penutup dalam laga yang berkesudahan 2-0 tersebut.

Jika Fauzan Fajri cs bisa mengamankan tiga angka dari Persijap, peluang melangkah ke fase empat besar akan terbuka lebar. Setelahnya, mereka bakal menjamu Persis Solo, 3 Juni di Jatidiri. (twy)

You might also like

Comments are closed.