PSIS akan ‘Bernostalgia’ Lawan PSS Sleman

METROSEMARANG.COM – PSIS dan PSS akan kembali bentrok dalam laga ujicoba yang direncanakan digelar di Sleman dan Semarang. Pertemuan kedua tim ini bakal membuka memori kelam drama lima gol bunuh diri yang berujung pada pencoretan dari babak 8 besar Divisi Utama 2014.

Manajer Tim PSIS Wahyu “Liluk” Winarto mengatakan, laga ujicoba tersebut sekaligus menandai peringatan ulang tahun ke-15 kelompok suporter Panser Biru. Pertemuan pertama akan dihelat di Stadion Maguwoharjo Sleman, Minggu (27/3). PSIS akan gantian menjamu Laskar Elang Jawa pada Minggu (3/4).

Ronald Fagundes melakukan selebrasi usai sepakan penaltinya menjebol gawang PSS Sleman, 4 Oktober 2014. Foto: metrosemarang.com/dok
Ronald Fagundes melakukan selebrasi usai sepakan penaltinya menjebol gawang PSS Sleman, 4 Oktober 2014. Foto: metrosemarang.com/dok

“Pertandingan ini sebenarnya merupakan inisiatif teman-teman suporter Panser Biru. Mas Yoyok Sukawi Sukawi selaku CEO PSIS juga sudah berkomunikasi dengan pihak PSS dan mereka welcome,” katanya, Jumat (18/3).

Laga ini bakal sangat ditunggu-tunggu, mengingat memori kelabu Divisi Utama musim 2014. Di musim tersebut, kedua tim menjadi unggulan untuk melaju ke babak semifinal, bahkan termasuk nominator juara.

Pada pertemuan pertama di Stadion Jatidiri Semarang, 4 Oktober 2014, kedua kubu berbagi skor 2-2. Gol-gol Julio Alcorse dan Ronald Fagundes dibalas Kristian Adelmund dan Anang Hadi untuk PSS.

Namun, saat PSS menjadi tuan rumah yang dihelat di Lapangan AAU Adisucipto, terjadilah drama lima gol bunuh diri, yang berujung kekalahan PSIS 2-3. Kedua tim kemudian dieliminasi dari kompetisi musim itu. Sejumlah pemain dan ofisial kedua tim juga dijatuhi sanksi.

Kini, kondisi Mahesa Jenar dan Super Elja sudah jauh berbeda. PSS sudah lebih dulu memanaskan mesin di Turnamen Bali Inter Island Cup, beberapa waktu lalu. Beberapa pemain yang menjadi pilar di musim 2014 masih dipertahankan, termasuk pelatih Heri Kiswanto.

Sementara, PSIS baru mulai berbenah sejak sepekan terakhir. Proses seleksi juga masih dilakukan pelatih Eko Riyadi. Karenanya, Liluk tak memasang target khusus saat meladeni PSS.

“Kami masih dalam proses pembentukan tim. Bisa saja ujicoba lawan Sleman juga kami gunakan untuk mencoba pemain-pemain seleksi,” cetusnya.

Pelatih Eko Riyadi juga mengamini dan menegaskan bahwa anak buahnya siap meladeni Mudah Yulianto dkk. “Hari ini kami juga mulai mengasah taktikal, sebagai persiapan untuk melawan PSS,” tegasnya. (twy)

 

You might also like

Comments are closed.