PSIS Dilarang Terpeleset di Tiga Laga ‘Final’

METROSEMARANG.COM – PSIS wajib memenangi tiga duel pamungkas jika tak ingin melewatkan peluang menjadi juara Grup 4 Liga 2. Namun, Direktur Teknik Setyo Agung Nugroho tak mau pemainnya terbebani dengan target tersebut dan meminta Haudi Abdillah cs fokus laga demi laga.

Melcior Majefat jadi tumpuan PSIS untuk memenangi tiga laga pamungkas di putaran grup. Foto: metrosemarang.com

Mahesa Jenar bakal melakoni tiga laga ‘final’ sebelum berakhirnya fase grup. Kegagalan mengalahkan PSIR Rembang, akhir pekan kemarin memberi pukulan telak bagi armada racikan Subangkit.

Kini PSIS mengantongi poin 26 dari 11 pertandingan, sama dengan Persis Solo yang menjadi pesaing kuat di Grup 4. Tapi, Laskar Sambernyawa masih menyimpan satu laga tunda kontra PSIR. Di pertandingan terakhir, Persis menang telak atas Persipur Purwodadi 4-0, Minggu (13/8) kemarin.

“Hasil seri lawan PSIR tetap kami syukuri. Bagaimanapun satu poin itu sangat krusial untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar,” kata Setyo Agung Nugroho.

Mantan GM PSIS ini bilang jika timnya harus bisa mengganti poin yang hilang di pertandingan berikutnya. “Sebelumnya kami butuh enam poin untuk lolos, dan artinya kami masih harus mencari tambahan lima poin lagi,” ujarnya.

Tapi, dengan target juara grup, PSIS tentu saja harus bisa memenangi tiga laga terakhir. Termasuk saat menjamu Persis, Senin (21/8) mendatang. Selain itu, Mahesa Jenar juga wajib meraih poin penuh di kandang PPSM Magelang, Kamis (16/8) dan Persiba Bantul, 14 September mendatang.

Dengan demikian, tim Ibukota Jateng akan mengumpulkan 35 poin dan berharap PSIR sanggup menjegal Persis di laga tunda yang masih menyisakan sekitar 40 menit, dengan keunggulan Laskar Dampo Awang 1-0. Jika skenario itu berjalan mulus, poin maksimal yang bisa dikantongi Persis adalah 32.

Sebagaimana diketahui, Komisi Banding PSSI menganulir hukuman pengurangan 3 poin terhadap Persis dan mewajibkan pertandingan lawan PSIR dilanjutkan di tempat netral.

Tapi, andai Persis mampu membalikkan keadaan, sangat mungkin poin akhir yang bisa dikantongi sama dengan PSIS. Persis dan PSIR juga masih akan bertemu di Stadion Manahan pada laga pamungkas, Senin (11/9).

“Sekarang kami harus fokus pada pertandingan terdekat untuk meraih poin maksimal. Kami optimistis peluang lolos masih terbuka lebar,” beber Agung.

Sementara, pelatih Subangkit berharap mental anak asuhnya tidak goyah saat melakoni partai-partai krusial. “Semua pemain harus siap, siapapun yang diturunkan. Mereka harus siap menghadapi tekanan, entah itu dari penonton maupun pemain lawan. Apalagi saat ini sudah mendekati akhir putaran grup,” tandasnya.

Skuad Mahesa bakal menjalani persiapan terakhir, Senin (14/8) sore nanti, sebelum berangkat ke Magelang, Selasa (15/8) pagi. Laga PPSM versus PSIS yang semula digelar pada Kamis (17/8), dimajukan sehari jadi Rabu (16/8). (twy)

 

You might also like

Comments are closed.