PSIS Incar Kemenangan Tandang Kedua

METROSEMARANG.COM – PSIS membidik kemenangan tandang kedua di fase penyisihan grup Liga 2 musim ini saat menyambangi markas PSIR Rembang, Kamis (11/5). Namun pelatih Subangkit tetap mewaspadai potensi kejutan yang bakal dihadirkan tim berjuluk Laskar Dampo Awang.

Pemain-pemain PSIS mempersiapkan fisik sebelum away ke Rembang. Foto: metrosemarang.com

Skuad Mahesa Jenar menjadi satu-satunya tim di Grup 4 yang sukses mengukir hasil sempurna dari tiga pertandingan pertama dengan torehan 9 poin. Setelah memermalukan Persipur 2-1 di Purwodadi, Johan Yoga dkk memetik dua kemenangan beruntun saat menjamu Persipon Pontianak dan Sragen United.

Sementara PSIR baru membukukan lima poin dari tiga laga. Koko Hartanto cs juga sama-sama belum pernah tersentuh kekalahan. Tim yang diarsiteki Hadi Surento ini mengemas empat poin dari dua kali tandang ke markas Persiba Bantul dan Persipon. Satu poin lainnya didapat saat bermain seri 1-1 lawan Persipur Purwodadi di Stadion Krida Rembang.

Dengan catatan positif yang ditorehkan kubu lawan, cukup beralasan jika Subangkit mewanti-wanti anak buahnya agar mewaspadai PSIR. Dia tak ingin pemainnya terbuai dengan rekor pertemuan kedua tim yang lebih memihak PSIS.

“PSIR musim ini tetap tim yang berbahaya. Buktinya mereka bisa dapat empat angka dari dua kali tandang. Mereka juga punya pertahanan bagus. Tapi kami tetap optimistis tim saya bisa meraih poin penuh di Rembang,” kata Subangkit, Selasa (9/5).

Jika berkaca pada rekor pertemuan kedua tim dalam dua tahun terakhir, PSIS memang terlihat superior atas Laskar Dampo Awang. Pada periode tersebut PSIS dan PSIR sudah empat kali bertemu di Turnamen Polda Jateng Cup 2015 dan Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016.

Pada tahun 2015, tim Ibukota Jateng menang dengan skor 2-0 di Rembang dan 4-1 di Jatidiri. Selanjutnya, di ISC B, PSIS juga sukses memermalukan PSIR 2-1 di Stadion Krida dan menang tipis 1-0 di Semarang.

Johan Yoga dan Hari Nur menjadi pemain yang paling sering menjebol gawang PSIR, dengan masing-masing mengoleksi tiga gol.

Selain kualitas tim lawan, Subangkit juga mewaspadai cuaca panas yang bisa jadi akan menjadi kendala pasukannya untuk menampilkan permainan terbaik. “Kami sudah antisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi, termasuk faktor cuaca. Karenanya kami sengaja memajukan jadwal latihan sore untuk beradaptasi dengan cuaca panas di Rembang,” ujarnya.

Pelatih 57 tahun ini kemungkinan masih memertahankan komposisi pemain yang mengantar PSIS mengalahkan Sragen United pekan kemarin. “Saya tak akan banyak ubah formasi. Soal nanti pakai back four atau back three, tergantung kondisi terakhir,” tegasnya. (twy)

You might also like

Comments are closed.