PSIS Krisis Pemain, Eko ‘Paksa’ Saptono Jadi Bek

image

SEMARANG – Jelang lawatan ke markas Pro Duta, Sabtu (20/9), krisis lini belakang PSIS semakin menjadi. Satu persatu pengawal pertahanan Mahesa Jenar bertumbangan. Sampai-sampai, striker Saptono pun dikorbankan untuk mengisi kekosongan di barisan belakang.

Pelatih Eko Riyadi masih dipusingkan dengan kebugaran anak asuhnya. Laga keras di Cilacap, dua hari lalu, benar-benar menjadi mimpi buruk bagi PSIS. Seusai laga yang berkesudahan 3-1 untuk PSCS itu, satu persatu pilar Mahesa Jenar harus masuk ruang perawatan.

M Yunus dan Safrudin Tahar menyusul Franky Mahendra yang telah lebih dulu terkapar karena cedera. “Kondisi Tahar lumayan parah. Kami akan tunggu sampai besok untuk memastikan apakah Tahar dan Yunus siap main lawan Pro Duta atau harus absen,” kata Eko Riyadi, Kamis (18/9) sore.

Absennya Tahar tentu saja menjadi pukulan telak buat kubu si Biru. Sebab, lini belakang PSIS sudah pasti ditinggal Anam Sahrul yang terpaksa menepi karena akumulasi kartu. Sedangkan, Taufik Hidayat harus mengikuti ujian masuk TNI AD.

Beruntung, kondisi Welly Siagian yang absen kontra Cilacap sudah membaik. Dengan Fauzan Fajri dan Sunar Sulaiman yang bakal menjadi duet centre back, Eko masih butuh satu pemain lagi untuk mengisi sisi kanan pertahanan.

Dalam latihan terakhir, Eko bereksperimen dengan menempatkan Saptono sebagai bek sayap kanan. Padahal, eks Persibangga itu adalah seorang striker! Saat bentrok kontra PSCS, Eko juga sempat menjajal gelandang Fadli Mana untuk bermain di pos bek sayap kiri. Hasilnya memang tidak memuaskan, karena Fadli menjadi titik lemah pertahanan PSIS.

Namun, Eko mendapat kabar gembira, terkait kemungkinan bergabungnya Taufik Hidayat ke dalam tim. “Dia (Taufik-red) sudah telepon saya, dan siap bergabung. Tapi, Saptono tetap kita siapkan di posisi bek sayap, kalau memang Taufik batal bergabung,” bebernya. (*)

You might also like

Comments are closed.