PSIS Masih Adaptasi Regulasi Baru

METROSEMARANG.COM – Pembatasan usia pemain memaksa tim-tim kontestan Liga 2 menyesuaikan dengan regulasi yang mulai diberlakukan musim ini. Pun dengan PSIS yang memiliki lima pemain senior harus pintar-pintar memilih tiga di antaranya untuk dimainkan secara bersamaan.

Erik Dwi Ermawansyah dan Johan Yoga bisa berganti peran di lini serang Mahesa Jenar. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

PSSI sebagai induk organisasi sepakbola nasional menerapkan sejumlah aturan baru untuk musim kompetisi tahun ini. Salah satu yang paling disorot adalah pembatasan usia pemain dengan beberapa kriteria di tiap jenjang liga.

Khusus Liga 2, masing-masing tim hanya boleh memakai jasa lima pemain yang berusia di atas 25, di mana dua pemain boleh berumur di atas 35 tahun. Selebihnya, pemain yang dikontrak harus berusia di bawah 25 tahun.

Dalam perkembangannya, dari lima pemain senior tersebut hanya tiga yang bisa dimainkan bersama. Artinya, dua pemain tersisa harus menunggu giliran di bench.

Di skuad PSIS sendiri saat ini dihuni lima pemain dengan kategori senior, yakni Johan Yoga, M Yunus, Hari Nur, Franky Mahendra dan M Ridwan. Nama terakhir langsung memberi dampak positif saat menjalani debut dengan mengemas tiga assist ketika PSIS melibas Persibat Batang 3-0, akhir pekan kemarin.

Head coach Subangkit juga mengakui jika timnya masih mencoba beradaptasi dengan regulasi baru. “Kami menyesuaikan saja. Di pertandingan lawan Persibat saya memang mainkan empat pemain senior bersamaan karena saya ingin memberi kesempatan Ridwan beradaptasi dengan tim,” kata dia.

Jika melihat performa yang ditampilkan Ridwan, pelatih 57 tahun itu tentunya bakal pusing untuk memilih tiga pemain senior untuk dijadikan starter. Kombinasi Johan, Ridwan, Yunus dan Hari Nur terbukti bisa mendongkrak kualitas permainan.

Dengan begitu, nantinya harus ada salah satu dari mereka yang disimpan di bangku cadangan. “Kami punya beberapa alternatif di tiap posisi. Peran Johan bisa saja diisi Erik atau Albi dan Hari Nur. Di sayap masih ada Dani dan Juni. Ahmad Agung dan Saddam juga bisa dimainkan di posisi Yunus. Fleksibel saja, kami sesuaikan dengan kebutuhan tim,” tukasnya.

Jika mengacu pada ujicoba selama pramusim, Johan, Hari Nur dan Yunus bisa menjadi opsi pertama yang akan dipilih sebagai starter. Ketiganya selalu menjadi pilihan utama dalam beberapa skema permainan yang pernah dimainkan.

Dalam ujicoba terakhir di kandang Persibat, Jumat (14/4) besok, Subangkit bisa mencoba memainkan formasi minus Yunus yang masih dibekap cedera. Namun, eks pembesut Mitra Kukar itu tak akan banyak melakukan perombakan.

“Ujicoba besok akan jadi simulasi terakhir sebelum kompetisi resmi. Kebetulan kita akan main away di Purwodadi, sehingga saya tak akan banyak melakukan rotasi,” kata dia.

Sebelum laga kedua kontra Persibat, PSIS sudah melakoni 11 kali ujicoba sejak awal Februari silam. Dari jumlah tersebut, Johan Yoga dkk mengukir delapan kemenangan, sekali imbang dan dua kekalahan, dengan mengemas 15 gol dan kemasukan tujuh.

Selanjutnya PSIS akan mengawali Liga 2 dengan meladeni tuan rumah Persipur Purwodadi di Stadion Krida pada Sabtu (22/4) mendatang. (twy)

You might also like

Comments are closed.