PSIS vs Persis: Jangan Kasih Kendor!

METROSEMARANG.COM – Pertarungan dua tim teratas Grup 4 Liga 2 akan tersaji di Stadion Jatidiri, Senin (21/8) besok. Kemenangan bakal memastikan satu tiket babak 16 besar menjadi milik PSIS Semarang, sekaligus membalas kekalahan dari Persis Solo di pertemuan pertama.

Taufik Hidayat jadi andalan PSIS menjebol gawang Persis melalui eksekusi set piece. Foto: metrosemarang.com

PSIS berambisi menjadi tim pertama di Grup 4 yang lolos ke fase 16 besar. Dengan dua laga tersisa, Haudi Abdillah dkk tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mewujudkan target tersebut.

Saat ini Tim Ibukota Jateng masih memuncaki klasemen dengan torehan 29 poin, unggul dua angka dari Persis dan tujuh poin atas PSIR Rembang. Dua pesaing Mahesa Jenar itu masih akan terlibat duel head to head di pekan terakhir dan lanjutan laga tunda.

Jika PSIS memenangi duel kontra Persis, mereka akan memiliki 32 poin, sekaligus memastikan lolos ke babak selanjutnya. Laga lawan Persiba Bantul di pekan pamungkas hanya untuk memastikan status juara grup.

Tapi, pertandingan besok sore lebih dari sekadar berburu tiket 16 besar. Pertaruhan gengsi dua tim besar di Jawa Tengah dengan suporter fanatik bakal menambah tensi pertandingan.

Kemenangan 5-0 atas tuan rumah PPSM Sakti Magelang jadi modal positif bagi Mahesa Jenar. Sedangkan Persis justru tergelincir di kandang sendiri ketika hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Persipon Pontianak.

Namun, pelatih PSIS, Subangkit mengingatkan agar anak buahnya tidak terbuai dengan kemenangan di Magelang. “Kami tidak boleh over confident. Sekarang kami harus fokus menghadapi Persis. Jika kemarin Persis hanya bermain imbang lawan Persipon, itu justru jadi warning bagi kami karena mereka tentunya akan mati-matian mencari pengganti poin yang hilang di kandang,” kata dia, Minggu (20/8).

Meski dipastikan kehilangan M Yunus, eks pembesut Mitra Kukar itu optimistis pasukannya bisa membalas kekalahan 0-1 di Stadion Manahan, 6 Juli silam. Syaratnya, Haudi Abdillah cs harus disiplin memberi pressure terhadap penggawa Laskar Sambernyawa.

“Selain itu, penting bagi anak-anak bisa handle emosi karena tekanan pertandingan besok pasti sangat tinggi. Kekuatan mental juga sangat menentukan dalam laga-laga krusial,” tukasnya.

Laga besok akan jadi adu tajam lini serang kedua tim yang sama-sama menambah amunisi anyar. Melcior Leideker Majefat langsung meroket bersama PSIS dengan lesakan empat gol. Sedangkan Persis mendatangkan striker senior Agung Supriyanto.

Tapi, PSIS juga harus mewaspadai kecepatan tridente Persis. Rudyana bermain cukup apik menggantikan peran Joko Prayitno di lini serang bersama Bayu Nugroho dan Dedi Cahyono Putro.

“Persis punya lini serang cukup bagus, tapi kami sudah punya cara untuk mengatasinya. Yang penting anak-anak bisa terus aktif memberi tekanan pada lawan,” tutup Subangkit. (twy)

You might also like

Comments are closed.