PSIS vs PSCS: Adu Agresivitas di Paruh Kedua

image
Ediyanto (15) bakal menjadi pengontrol permainan PSIS dari lini kedua. Foto Metrosemarang/MS-01

SEMARANG – PSCS Cilacap bakal menjadi ujian ketiga buat PSIS di fase 16 besar Divisi Utama musim ini. Jika melihat kekuatan terkini tim tamu, kemenangan mutlak dipetik Fauzan Fajri dkk.

PSIS akan meladeni PSCS di Stadion Jatidiri, Rabu (10/9) malam nanti. Kedua kubu bakal melakoni matchday 3 babak 16 besar dengan bekal kemenangan di partai sebelumnya. Laskar Nusakambangan baru saja melibas Persikabo 2-0 di Cilacap, sementara PSIS meruntuhkan tamunya Pro Duta 2-1.

Kolektivitas menjadi kekuatan kedua kubu musim ini. Baik PSIS maupun PSCS sama-sama punya sembilan nama yang masuk daftar scoresheet. Tapi, kali ini pasukan Cilacap berkunjung ke Jatidiri tidak dalam kondisi prima. Pelatih Gatot Branowo dipastikan tidak bisa memainkan Wahyu Tri Harjanto dan Arif ‘Acong’ Sarifudin.

Kehilangan dua pemain ini jelas berpotensi mengganggu keseimbangan tim. Wahyu Tri menjadi kreator serangan dari lini kedua. Pemain bernomor 22 ini jugs cukup aktif menjebol gawang lawan, dengan koleksi tujuh gol. Sedangkan Acong merupakan tandem Owoundja Dzomo di jantung pertahanan.

“Kami sudah mengantisipasi absennya beberapa pemain pilar. Saya rasa tidak ada masalah, karena kami terbiasa bermain secara kolektif,” tutur Gatot Branowo.

Kubu tuan rumah juga wajib mewaspadai agresivitas anak-anak Cilacap di babak kedua. Gol-gol yang dihasilkan Taryono dkk sejauh ini lebih banyak terjadi setelah restart. Dari 30 gol yang dilesakkan, 20 di antaranya terjadi di babak kedua.

Soal produktivitas, PSIS unggul tipis dibanding calon lawannya. Dari 16 laga yang dilakoni, anak buah Eko Riyadi sukses mencetak 33 gol atau satu gol tiap 43,6 menit. Sedangkan PSCS tiga gol lebih sedikit, atau satu gol tiap 48 menit.

Namun, PSIS bukannya tanpa cela. Pelatih Eko Riyadi kemungkinan bakal kehilangan winger Franky Mahendra yang masih dibekap cedera engkel. Tanpa winger mungil ini, Eko masih punya Nufiandani dan Fadli Manna.

Pelatih 46 tahun itu juga mengakui, PSCS merupakan tim yang solid. “Mereka sudah cukup lama bermain bersama. Kolektivitas tim ini juga cukup bagus. Tapi, kami juga siap mengamankan tiga angka di kandang,” kata Eko.

Eko memprediksi bakal terjadi pertarungan sengit di lini tengah. “Mereka kemungkinan akan main dengan lima gelandang, sama dengan kita. Pastinya akan terjadi pertarungan seru di sektor itu,” lanjutnya.

Tanpa Wahyu Tri di lini tengah PSCS, sudah seharusnya Ediyanto, Andi Rohmad atau M Yunus bisa menguasai blok sentral. Dengan begitu, pertarungan bakal menjadi milik tuan rumah. (*)

PRAKIRAAN PEMAIN
PSIS 4-2-3-1: Catur Adi; Taufik Hidayat, Fauzan Fajri, Anam Sahrul, Welly Siagian; Ediyanto, Andi Rohmad; Ronald Fagundez, M Yunus, Nufiandani; Julio Alcorse

PSCS 3-5-2: Ega Rizky; Owoundja Dzomo, Moch Arifin, Haudi Abdillah; Julia Siagian, Eka Wijayanto, Rastiawan, Saeful Ammar, Heru Nerli; Taryono, Roberto Kwateh

You might also like

Comments are closed.