PSIS vs PSGC: Menanti Hujan Gol di Jatidiri

image

SEMARANG – PSGC Ciamis berambisi membalas kekalahan dari PSIS saat kedua kubu bentrok di Stadion Jatidiri, Sabtu (18/10) malam nanti. Laskar Galuh juga siap meladeni tuan rumah dengan permainan terbuka, sekalipun tanpa diperkuat delapan pilarnya. Potensi hujan gol pun dimungkinkan kembali terulang di matchday 4 babak 8 besar Grup N.

Enam gol tercipta di Stadion Galuh, saat PSGC menjamu PSIS akhir pekan kemarin, dengan kemenangan berpihak pada tim tamu. Skor 4-2 tersebut menjadi sinyal bahwa anak asuh Budiman Yunus juga sanggup memberi perlawanan, meski kehilangan sejumlah pemain pilarnya.

Malam nanti, wakil Jawa Barat ini bakal meladeni skuad Mahesa Jenar dengan kondisi yang nyaris sama saat mereka takluk di Ciamis. Bahkan, daftar pemain yang absen kemungkinan bakal bertambah, seiring belum pulihnya Morris Power dari cedera engkel. Begitu juga dengan gelandang Suhandi yang di laga terakhir mengantongi kartu merah.

Morris dan Suhandi melengkapi daftar pemain PSGC yang tidak bisa merumput di Jatidiri. Sebelumnya, Budiman Yunus sudah lebih dulu ditinggal Emile Linkers, M Arozi, Altobeli, Eko Prasetyo, Cecep Supriyatna serta striker Didin Jahidin karena skorsing dan cedera.

“Bagaimanapun kondisinya, kami siap meladeni PSIS. Kami sudah belajar dari pertemuan pertama dan akan habis-habisan di Semarang,” kata arsitek PSGC Budiman Yunus.

Namun, ambisi anak-anak Ciamis untuk mendulang poin di Jatidiri tentunya bakal mendapat tantangan dari pasukan Eko Riyadi yang tengah on fire. Sukses mengamankan empat angka dalam dua laga tandang terakhir, memberi motivasi ekstra bagi Fauzan Fajri dkk.

Minus Taufik Hidayat dan Ronald Fagundez, semua penggawa the Blues juga dalam kondisi siap tempur. Termasuk dua mesin gol, Julio Alcorse dan Hari Nur Yulianto uang sejauh ini sudah menghasilkan 23 gol. Anak-anak Semarang pun sudah siap memberi derita kedua buat PSGC.

Tapi, pelatih Eko Riyadi tak mau terpengaruh dengan masalah yang dihadapi calon lawannya. “Kami hanya fokus pada diri sendiri. Saya ingatkan agar anak-anak bisa menjaga konsentrasi sampai akhir pertandingan,” ucapnya.

Manajer Tim Wahyu ‘Liluk’ Winarto meminta Fauzan Fajri dkk bisa bermain lepas. Dia juga tak pasang target gol yang harus dicetak ke gawang PSGC. “Yang penting kami harus bisa mengamankan tiga poin di kandang. Soal berapa gol, itu soal nanti. Asal anak-anak bisa bermain enjoy, kami optimistis bisa menambah tiga poin,” tandasnya.

Jika PSGC berani meladeni Mahesa Jenar–tim paling produktif di level Divisi Utama–dengan permainan terbuka, bukan tidak mungkin skor besar bakal tercipta di Jatidiri. Pemain-pemain muda Ciamis pun siap memberi ujian pertahanan PSIS, yang belakangan rawan kebobolan. (*)

PRAKIRAAN PEMAIN
PSIS 4-2-3-1: Catur Adi; Welly Siagian, Anam Sahrul, Fauzan Fajri, Safrudin Tahar; Edyanto, Vidi Hasiholan; Nufiandani, M Yunus, Franky Mahendra; Julio Alcorse

PSGC 4-2-3-1: Irpan; Vinsen Andhika, Dedean Surdani, Abdul Basid, Dicky Adhitya; Wahyudin, Budiawan; Erwin Ramdani, Rosian Saputra, Arip Budiman; Yana Mulyana

You might also like

Comments are closed.