PSIS vs PSPS: Berebut Tiket Terakhir

METROSEMARANG.COM – PSIS Semarang dan PSPS Riau bakal saling ‘bunuh’ demi mengamankan satu tiket tersisa ke semifinal Liga 2. Hasil imbang sudah cukup menjadikan Mahesa Jenar sebagai tim terakhir di fase empat besar.

Subangkit menyiapkan komposisi terbaik untuk meloloskan PSIS ke semifinal

Tiga tim sudah memastikan lolos ke babak semifinal. Dari Grup X yang digelar di Bekasi, 9-16 November, meloloskan PSMS Medan dan Martapura FC. Sedangkan Persebaya menjadi wakil Grup Y yang berlangsung di Bandung, meskipun masih menyisakan satu pertandingan lagi.

Satu tiket lainnya akan diperebutkan PSIS dan PSPS di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (21/11). Kedua tim sama-sama mengemas tiga poin dari dua pertandingan, tapi PSIS sedikit diuntungkan karena unggul produktivitas gol.

Dengan demikian, Haudi Abdillah dkk hanya butuh hasil imbang untuk mengunci posisi runner up, sekaligus lolos ke semifinal. Namun, pelatih Subangkit memastikan timnya tak akan sekadar cari aman.

“Kemenangan tetap menjadi target mutlak. Cukup berisiko jika kami hanya bertahan ketika menghadapi tim sebagus PSPS,” katanya, Senin (20/11).

Juru taktik asal Pasuruan itu sudah mengantongi kekuatan lawannya dari dua laga terakhir di babak 8 besar. Kapten sekaligus top skor tim berjuluk Askar Bertuah, Herman Dzumafo Epandi bakal mendapat perhatian ekstra.

“Dzumafo tetap berbahaya sekalipun sudah berumur. Kami harus bisa membatasi pemain lain untuk mengalirkan bola kepada dia,” ucapnya.

Selain Dzumafo, PSIS juga wajib mewaspadai pergerakan winger PSPS, Wazir Kahfi. “Kami juga harus meminimalisir membuat pelanggaran di dekat area penalti, karena Dzumafo punya kemampuan heading yang cukup bagus,” beber Subangkit.

Hanya saja, PSIS dipastikan kehilangan salah satu bek terbaiknya, Rio Saputro yang harus menepi karena akumulasi kartu. Posisinya akan digantikan Ali Khumaidi.

Meski hanya cukup bermain seri, tim kebanggaan warga Semarang itu tak bisa meremehkan PSPS. Kegagalan di ISC B tahun 2016 sudah seharusnya memberi pelajaran berharga bagi PSIS.

Saat itu Mahesa Jenar terhenti di babak 16 besar. Mereka juga tidak mampu mengalahkan PSPS dalam dua kali pertemuan, masing-masing kalah 0-2 di Riau dan imbang tanpa gol di Jatidiri.

Pelatih PSPS Marwal Iskandar

Sementara, pelatih PSPS, Marwal Iskandar optimistis pasukannya bisa bangkit setelah menelan kekalahan 0-1 dari Persebaya. Skuad Askar Bertuah juga kehilangan dua pilarnya, Dendi Sembiring dan Leo Guntara.

“Kami kalah dari Persebaya, tapi secara permainan sudah lebih baik daripada saat lawan PSMP. Finishing menjadi pekerjaan rumah yang harus segera kami benahi sebelum lawan PSIS,” kata dia.

Kick off PSIS vs PSPS akan dimulai pukul 18.30. Sedangkan satu laga lainnya antara PSMP vs Persebaya bakal digelar di tempat yang sama pukul 15.00. (twy)

Prakiraan Pemain

PSIS 4-2-3-1: Aji Bayu Putra–Taufik Hidayat, Haudi Abdillah, Ali Khumaidi, Safrudin Tahar; Adit Wafa, Ahmad Agung; Melcior Majefat, Hari Nur Yulianto, Rifal Lastori; Aldaier Makatindu

PSPS 4-2-3-1: Gianluca Claudio–Asep Budi Santoso, Muhammad Al Fuad, Muhammad Mukhlis, Fadau; Tegar Hening Pangestu, Leo Guntara; Firman Septian, Fiktor Pae, Wazir Kahfi; Dzumafo Epandi

You might also like

Comments are closed.